Memahami Syariat Islam Berdasarkan Pandangan Sunni dan Syiah

Anggoro Aristo Priambodo | Minggu, 25/10/2026 16:04 WIB


Edukasi pemahaman pelaksanaan syariat Islam dalam perspektif mazhab populer. Ilustrasi pemahaman sunni dan syiah

Katakini.com - Syariat Islam merupakan panduan hidup komprehensif yang bersumber utama dari Al-Qur`an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Dalam praktiknya, mayoritas umat Islam di dunia mengikuti syariat berdasarkan metodologi fikih yang dibangun oleh mayoritas ulama Sunni.

Ahlus Sunnah wal Jama`ah (Sunni) menyandarkan pemahaman syariatnya pada Al-Qur`an, Hadis Shahih, Ijma` ulama, serta Qiyas.

Di sisi lain, kelompok Syiah menjalankan syariat dengan merujuk pada pimpinan para Imam dari kalangan Ahlul Bait Nabi.

Baca juga :
Bangun Dialog Sehat, Fahri Ajak Pemerintah Tak Hindari Diskusi Fakta Lapangan

Meskipun terdapat perbedaan dalam cabang hukum (furu`iyyah), kedua paham ini sepakat atas pokok-pokok keimanan (ushuluddin).

Baca juga :
Firman Soebagyo Desak Izin 13 Korporasi Tersangka Karhutla Dicabut dan Aset Disita

Allah SWT menegaskan bahwa Al-Qur`an adalah sumber petunjuk utama bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali.

Prinsip fundamental ini tertuang dalam Surah Al-Ma`idah ayat 48: "Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang."

Baca juga :
Mengenal Sejarah dan Jejak Perbedaan Sunni Syiah

Rasulullah SAW juga telah mewariskan pedoman utama agar umat Islam tidak tersesat dalam menjalankan syariat-Nya.

Dalam sebuah hadis shahih, Rasulullah SAW bersabda: "Aku tinggalkan dua perkara yang jika kalian berpegang teguh kepadanya tidak akan tersesat, yaitu Kitabullah dan Sunnahku." (HR. Malik).

Setiap Muslim diimbau untuk mempelajari ajaran agamanya secara mendalam melalui bimbingan ulama yang mu`tabar dan terpercaya.

Menjalankan ibadah sesuai dengan syariat yang diyakini harus diiringi dengan sikap saling menghormati keragaman ijtihad.

Sikap moderat (wasathiyah) sangat diperlukan agar perbedaan pemahaman tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Islam melarang keras tindakan mengkafirkan sesama Muslim yang masih memegang teguh kalimat syahadat dan menghadap kiblat yang sama.

Pemahaman syariat yang benar akan memancarkan kedamaian, keadilan, serta rahmat bagi seluruh alam semesta.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk terus istiqamah berjalan di atas syariat-Nya yang lurus.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
sunni syiah sumber hukum Islam fikih Islam