Dampak Demo di Paris, Museum Louvre dan Orsay Ditutup

M.Habib Saifullah | Sabtu, 24/10/2026 15:26 WIB


Dampak Demo di Paris, Museum Louvre dan Orsay Ditutup. Ilustrasi aksi unjuk rasa di Prancis. ANTARA/Anadolu/py.

JAKARTA - Beberapa venue kebudayaan, termasuk Museum Louvre, pada Sabtu (24/10) akan ditutup karena adanya rencana aksi unjuk rasa di Paris, demikian disampaikan Kementerian Kebudayaan Prancis dalam sebuah pernyataan.

Museum Orsay, Museum Picasso, Museum Orangerie, dan Grand Palais juga akan ditutup pada Sabtu tersebut, kata pihak kementerian.

Art Basel, pameran seni kontemporer internasional yang saat ini sedang digelar di Grand Palais, telah memutuskan untuk menutup acara lebih awal pada Jumat (23/10) malam waktu setempat, membatalkan rencana awalnya untuk tetap buka selama akhir pekan.

Kementerian tersebut menyerukan kepada semua lembaga di bawah pengawasannya untuk mengambil semua langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan pengunjung, perlindungan staf, dan pelestarian karya seni.

Baca juga :
Bahaya Riya yang Menghapuskan Pahala dan Nilai Amal

Sekitar 550.000 orang ikut serta dalam aksi protes di seluruh Prancis pada Sabtu (17/10) pekan lalu. Sebanyak 2.397 orang ditangkap selama aksi protes yang diwarnai kekerasan tersebut, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri Prancis pada Minggu (18/10). Sebanyak 997 petugas kepolisian dan gendarmerie mengalami luka-luka, tujuh di antaranya dalam kondisi serius.

Baca juga :
Rekomendasi 6 Warna Pakaian yang Sangat Cocok Bagi Kulit Gelap
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Demo Prancis Venue Kebudayaan Aksi Unjuk Rasa