
Polisi Israel melaporkan bahwa seorang pria Palestina tewas setelah mencoba menyerang petugas dengan pisau di dekat Gerbang Damaskus, seperti terlihat pada gambar di atas, di Yerusalem. (Foto arsip AFP)
JAKARTA - Kepolisian Israel menyatakan telah menembak mati seorang warga Palestina pada Jumat (4/9/2026) setelah yang bersangkutan diduga mencoba menyerang petugas menggunakan pisau di pusat Kota Yerusalem, menjelang peringatan hari raya keagamaan Yahudi.
Aparat keamanan "melumpuhkan seorang teroris yang mencoba menyerang mereka dengan pisau, dan kematiannya dikonfirmasi di lokasi kejadian," demikian pernyataan resmi pihak kepolisian.
Insiden tersebut berlangsung pada malam hari di dekat Gerbang Damaskus (Damascus Gate), akses menuju Kota Tua Yerusalem. Kepolisian menambahkan bahwa korban tewas merupakan pria berusia 33 tahun asal Yerusalem.
Kantor berita Palestina, Wafa, turut melaporkan peristiwa tewasnya warga tersebut. Wafa menyebutkan bahwa kepolisian Israel langsung memasang barikade dan pengetatan keamanan di sekitar Gerbang Damaskus serta area Kota Tua.
Menjelang perayaan Tahun Baru Yahudi pada 11 September, doa bersama digelar setiap malam di Tembok Ratapan (Western Wall), situs suci umat Yahudi yang berbatasan langsung dengan Kota Tua Yerusalem.
Periode hari raya keagamaan yang berlangsung selama tiga pekan kerap diwarnai peningkatan eskalasi dan insiden kekerasan di kawasan tersebut pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada September tahun lalu, dua warga Palestina melepaskan tembakan di sebuah stasiun bus di Yerusalem Timur, yang menewaskan enam orang serta melukai sekitar 20 orang lainnya.
Selasa, 01/09/2026