Daeng Ical Dorong Optimalisasi Lanud Husein Sastranegara Sokong Operasional Militer Udara

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 30/08/2026 23:59 WIB


Rencana reaktivasi bandara tersebut menjadi rute komersial internasional pun, menurutnya, harus tetap dibarengi pemetaan kekuatan pangkalan yang matang Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal Mi atau akrab disapa Daeng Ical (Foto: Agus Mughni/Katakini.com)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal atau Daeng Ical mendorong peningkatan kapasitas Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat sebagai penyokong utama operasional matra militer udara.

Hal tersebut disampaikannya guna merespons tambahan tugas strategis TNI AU usai berlakunya UU Pengelolaan Ruang Udara.

Regulasi terbaru terkait ruang udara itu memberikan wewenang dan tanggung jawab lebih besar bagi pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan di atas wilayah udara nasional.

Sehingga, kata dia, hal ini menuntut kesiapsiagaan operasional pangkalan udara yang berada di titik-titik strategis Pulau Jawa. Rencana reaktivasi bandara tersebut menjadi rute komersial internasional pun, menurutnya, harus tetap dibarengi pemetaan kekuatan pangkalan yang matang. 

Baca juga :
Utang Kecil Ini Ternyata Sangat Mengganggu Ketenangan Hidup

"Oleh karena itu kita ingin mengidentifikasi apa yang mesti diberikan (terkait) dukungan sehingga ke depannya Lanud Husein ini bisa menjadi salah satu Lanud yang sangat strategis," kata Daeng Ical dalam keterangan resmi, Minggu (30/8).

Baca juga :
Ketika Bos Tidak Adil, Bagaimana Sikap Seorang Muslim?

Keberadaan Lanud Husein Sastranegara amatlah vital karena posisinya berdekatan langsung dengan instalasi industri pertahanan udara nasional PT Dirgantara Indonesia. Lanud ini juga menjadi tumpuan utama bagi sejumlah pusat pendidikan militer dan pengerahan pasukan elite Kopasgat.

Ia menilai peningkatan validasi organisasi Lanud membawa beban tugas yang semakin berat, terutama agar pangkalan ini bisa mereduksi beban pangkalan udara lain yang sudah overload. 

Baca juga :
Rezeki Sedikit Tetap Bawa Keberkahan Melimpah Bagi Muslim

"Ini adalah tantangan yang sangat berat dan kami ingin mengetahui kesiapan personel, peralatan, dan terutama sekali sarana prasarana termasuk alutsista," jelas Politisi Fraksi PKB itu.

​Guna mencari jalan tengah, Komisi I kata dia akan segera memanggil kementerian terkait untuk menyelaraskan peran ganda Lanud Husein. Terlebih, pemerintah sedang menggodok penetapan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) maskapai asing dari Amerika Serikat.

"Di sini operasionalnya sangat besar termasuk Kopasgat. Tentu ini dari lintas matra dan udara juga bagaimana itu bisa optimal," pungkas Daeng Ical.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Daeng Ical Lanud Husein Sastranegara Militer Udara