Hukum Doa Bersama Setelah Pengajian Menurut Syariat Islam

Anggoro Aristo Priambodo | Minggu, 30/08/2026 19:07 WIB


Penjelasan hukum dan dalil doa bersama seusai majelis ilmu. Ilustrasi kajian di masjid

Katakini.com - Tradisi menutup kegiatan majelis ilmu dengan doa bersama telah menjadi amalan yang lumrah di kalangan masyarakat Muslim.

Praktik ini dipandang sebagai bentuk permohonan agar ilmu yang diperoleh mendatangkan keberkahan dan kemanfaatan.

Al-Qur`an secara umum menganjurkan umat Islam untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT sebagaimana tertuang dalam Surah Ghafir ayat 60.

Melalui ayat tersebut, Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa setiap hamba yang memohon dengan penuh keikhlasan.

Baca juga :
Membedakan Ibadah dan Adat dalam Tradisi Keagamaan Indonesia

Dalam konteks berkumpul dalam majelis, terdapat keutamaan khusus bagi orang-orang yang berdoa secara bersama-sama.

Baca juga :
Lima Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan

Hadis Riwayat Al-Hakim menyebutkan bahwa tidaklah suatu kelompok berkumpul, lalu sebagian berdoa dan sebagian lain mengaminkan, melainkan Allah akan mengabulkannya.

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus berupa kafaratul majelis untuk menutup setiap pertemuan ilmu.

Baca juga :
Hukum Membaca Al-Quran Bersama Satu Suara Menurut Ulama

Doa penutup majelis ini bersumber dari Hadis Riwayat Tirmidzi yang berfungsi sebagai pembersih dari kekhilafan selama majelis berlangsung.

Para ulama menjelaskan bahwa doa bersama setelah pengajian tergolong sebagai ibadah yang memiliki landasan keumuman dalil.

Selama pelaksanaan doa tidak diyakini sebagai rukun wajib pengajian, maka amalan tersebut sepenuhnya diperbolehkan dalam syariat.

Kebiasaan memimpin doa oleh seorang ulama atau ustadz dimaksudkan agar jamaah yang belum lancar dapat mengaminkan kebaikan bersama.

Imam An-Nawawi menegaskan pentingnya memanfaatkan momen setelah majelis ilmu untuk memohon keberkahan dan petunjuk Allah.

Kendati demikian, umat Islam dilarang saling menyalahkan apabila ada kelompok yang memilih berdoa secara individu dan perlahan.

Sikap saling menghargai perbedaan teknis ibadah merupakan cerminan keharmonisan serta kedewasaan dalam beragama.

Semoga setiap ilmu yang kita pelajari dalam majelis senantiasa membuahkan amalan shaleh dan ketetapan iman di hati.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
doa bersama doa setelah pengajian majelis ilmu