
Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang, Saan Mustopa Meninjau salah satu Sumur di Desa Slangit, Kabupaten Cirebon, Minggu (30/8/2026). (Foto: DPR/Kresno/jk)
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menyoroti persoalan sulitnya akses air bersih yang dialami masyarakat Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.
Persoalan tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan berdampak terhadap sekitar 4.000 warga. Hal itu disampaikan Saan saat melakukan kunjungan ke Desa Slangit, Kabupaten Cirebon, Minggu (30/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Saan didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Arnold, unsur Pemerintah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Desa Slangit.
Saan mengatakan, keterbatasan akses air bersih membuat sebagian masyarakat terpaksa memanfaatkan air sungai untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari. Air sungai tersebut digunakan antara lain untuk mandi dan mencuci, bahkan untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.
"Sehari-hari mereka untuk nyuci dan sebagainya ngambil dari kali ini, mandi dari kali ini," ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena kebutuhan terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk kebutuhan minum, warga masih harus membeli air galon, sementara kebutuhan lainnya sebagian dipenuhi dengan memanfaatkan air sungai yang ditampung.
Saan menegaskan persoalan tersebut tidak dapat hanya diselesaikan melalui bantuan sementara. Pemerintah perlu menyiapkan solusi yang dapat memastikan masyarakat memiliki akses air bersih secara berkelanjutan.
Karena itu, DPR RI bersama Kementerian PU dan pemerintah daerah tengah mendorong penanganan secara bertahap, mulai dari solusi jangka pendek hingga pembangunan sistem yang dapat menjadi solusi jangka menengah dan panjang.
"Kita sedang berupaya mungkin dalam waktu dekat untuk menangani persoalan terkait tersebut. Jadi ada solusinya jangka pendek, ada juga jangka menengah dan jangka panjang," kata Saan.
Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat memastikan masyarakat Desa Slangit tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh air bersih. Menurutnya, persoalan air bersih harus menjadi perhatian bersama agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara layak.