AS Nyatakan Perang Besar Lawan Kartel, Ini Target Pertamanya

M.Habib Saifullah | Sabtu, 08/08/2026 17:30 WIB


Amerika Serikat perlu memulai perang besar melawan kartel dan target pertamanya adalah Kartel Jalisco New Generation (CJNG) Logo Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan bendera AS terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Amerika Serikat perlu memulai perang besar melawan kartel dan target pertamanya adalah Kartel Jalisco New Generation (CJNG), kata Wakil Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Narkotika Internasional dan Penegakan Hukum Michael Gonzales pada Jumat.

“Sudah waktunya bagi Amerika untuk berperang melawan kartel. CJNG, Kartel Jalisco New Generation, kami akan memburu kalian,” kata Gonzales dalam sebuah pengarahan.

Ia menambahkan bahwa saat ini CJNG merupakan ancaman yang paling signifikan, serius, dan mendesak terhadap kepentingan AS dibandingkan kartel lainnya.

Pejabat tersebut mengingatkan bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menawarkan imbalan dengan total lebih dari 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,78 triliun) untuk informasi yang dapat membantu penangkapan para pemimpin kartel, termasuk mereka yang sebelumnya telah didakwa.

Baca juga :
Tidak Sempurna Iman Seseorang Jika Belum Memiliki Sikap Ini

Departemen tersebut juga memberlakukan pembatasan visa terhadap 65 individu yang terkait dengan kartel tersebut untuk mencegah mereka memasuki AS, tambahnya.

Baca juga :
Pentingnya Menuntut Ilmu, Simak Hadis dari Rasulullah

Gonzales mengatakan bahwa AS akan bekerja sama dengan Meksiko untuk memburu para pemimpin dan rekanan CJNG.

“Kami bermaksud untuk terus bekerja sama secara erat dengan pihak berwenang Meksiko guna mengejar, mengidentifikasi, menangkap, dan membawa orang-orang ini ke pengadilan,” katanya.

Baca juga :
Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

Gonzales mengatakan bahwa langkah yang akan ditempuh Amerika Serikat akan bergantung pada sifat informasi yang diperoleh serta kelayakan untuk melaksanakan tindakan tersebut.

“Namun, kami tentu akan bekerja sama dengan mitra kami di Meksiko untuk menemukan cara paling efektif dalam mencapai kepentingan keamanan nasional kami,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui kerja sama dengan Meksiko, Washington bertujuan memperkuat hubungan keamanan, mendukung operasi penegakan hukum dan proses hukum terhadap pelaku kriminal, serta mendorong tindakan yang lebih kuat dan lebih cepat terhadap produksi dan perdagangan narkoba.

Pada Februari 2025, Departemen Luar Negeri AS menetapkan CJNG sebagai Organisasi Teroris Asing (FTO). Setahun kemudian, pada Februari 2026, Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko menangkap pemimpin CJNG Oseguera Cervantes, yang meninggal akibat luka-luka yang dideritanya saat dibawa menuju Kota Meksiko.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Serikat Bos Kartel Peredaran Narkotika