Perbatasan Prancis-Spanyol Diperketat Imbas Kasus Imigran

M.Habib Saifullah | Minggu, 02/08/2026 00:36 WIB


Prancis telah memperketat pengawasan perbatasan dengan Spanyol menyusul gelombang migran di wilayah kantong Spanyol, Ceuta,  Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Foto via REUTERS)

JAKARTA - Prancis telah memperketat pengawasan perbatasan dengan Spanyol menyusul gelombang migran di wilayah kantong Spanyol, Ceuta, yang terletak di sebelah utara Maroko, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Jumat (31/7).

"(Migran yang masuk melalui) Ceuta tidak memiliki kebebasan bergerak ke wilayah Schengen lainnya. Namun, kemarin saya telah meminta Menteri Dalam Negeri untuk memperketat pengawasan di perbatasan kita dengan Spanyol jika diperlukan. Empat unit polisi keliling, pesawat, dan drone telah dikerahkan," kata Macron dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.

Diketahui bahwa pada Kamis, ribuan pemuda Maroko berkumpul di perbatasan antara Maroko dan Ceuta, dengan ratusan dari mereka berhasil masuk ke wilayah Spanyol itu.

Pada Jumat, wali kota Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan ada 60.000 orang yang masuk ke Ceuta dari Maroko dalam sehari.

Baca juga :
Fenomena Dukhān dan Peringatan Hari Kiamat Islam

Sekurangnya 57 imigran tewas saat berupaya memasuki wilayah Spanyol tersebut. Sementara, sekitar 48.300 orang lainnya sudah kembali ke Maroko, menurut laporan media.

Baca juga :
KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto Usut Kasus Summarecon

Hingga Jumat sore waktu setempat, sekitar 48.000 migran telah meninggalkan wilayah kantong Spanyol tersebut untuk kembali ke Maroko, demikian diumumkan pemerintah Spanyol.

Baca juga :
Waka MPR Ajak Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas Tanpa Narkoba
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Imigran Maroko Imigran Spanyol Ceuta Spanyol Perbatasan Prancis