Iran Siap Buka Selat Hormuz, Ini Syaratnya

M.Habib Saifullah | Rabu, 23/09/2026 10:48 WIB


Iran dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari apabila Amerika Serikat (AS) meredakan tekanan militer dan mencabut blokadenya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Peta yang menunjukkan Selat Hormuz terlihat dalam ilustrasi ini yang diambil pada tanggal 22 Juni 2025. REUTERS

JAKARTA - Iran dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari apabila Amerika Serikat (AS) meredakan tekanan militer dan mencabut blokadenya terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Syarat tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Selasa.

Sebelumnya pada Minggu, komando pusat militer Iran menyatakan telah menerima informasi bahwa AS sedang bersiap untuk memulai kembali operasi militer dengan dukungan dari negara-negara kawasan. Pihak militer memperingatkan bahwa langkah tersebut akan memicu pembalasan dari Teheran "tanpa batas dan pertimbangan".

"AS perlu mengumumkan bahwa mereka ingin menyelesaikan masalah ini secara diplomatis, meresmikannya, dan kemudian menyepakati garis waktu tentang bagaimana proses tersebut akan berjalan," kata pejabat senior Iran tersebut.

Ia menambahkan bahwa delegasi Iran untuk Sidang Majelis Umum PBB telah berada di New York dan memiliki kewenangan penuh untuk menghidupkan kembali diplomasi dengan AS.

Baca juga :
Bahaya Sifat Kikir dan Tamak Pemicu Bencana Alam

Meski demikian, pejabat tersebut memastikan kepada Reuters bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang bertolak dari Teheran ke New York pada Selasa pagi, tidak akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di markas besar PBB.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Timnas Singapura

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rincian kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan dengan Washington dapat dibahas di New York melalui mediator. Proposal dari Teheran sendiri telah disampaikan kepada AS melalui perantara pada 16 September lalu.

"Sidang Majelis Umum PBB adalah peluang emas bagi AS untuk kembali ke jalur diplomasi," ujar pejabat tersebut. Ia menegaskan bahwa Teheran akan menyambut baik kebangkitan diplomasi jika Washington mengambil langkah-langkah nyata.

Baca juga :
Fenomena Tren Ateisme dan Agnostisisme pada Generasi Z
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Selat Hormuz Iran AS Perang Iran Blokade AS