Otoritas Maroko Diduga Bantu Imigran Menyeberang ke Ceuta

M.Habib Saifullah | Sabtu, 01/08/2026 12:05 WIB


Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan Ilustrasi suasana wilayah kantong (enklave) Spanyol, Ceuta, di Afrika Utara, dengan para migran yang berupaya memperoleh peluang menjadi penduduk negara tersebut. (ant)

JAKARTA - Sejumlah imigran yang tiba di Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika, mengeklaim otoritas Maroko membantu mereka menyeberangi perbatasan, menurut laporan The New York Times, Jumat (31/7).

Adapun sebelumnya, laporan Cadena SER menyebutkan pihak kepolisian Maroko menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para imigran yang berupaya masuk ke Ceuta.

"Mereka membuka perbatasan dan membolehkan semuanya lewat begitu saja," kata Ajoub El-Arrot, seorang imigran, saat membicarakan otoritas Maroko, dikutip oleh The New York Times.

Seorang migran lain, Youssef Alaoui, mengatakan bahwa saat rombongannya mendekat Ceuta, personel kepolisian Maroko diduga mengarahkan mereka ke jalan yang benar, lantas berkata "Pergi ke sana, pergi ke sana."

Baca juga :
Fenomena Dukhān dan Peringatan Hari Kiamat Islam

Mohammed Ahmidho, kepada The New York Times, menyebut dirinya mengetahui serbuan imigran ke Ceuta dari media sosial.

Baca juga :
KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto Usut Kasus Summarecon

Ia juga mengeklaim bahwa saat ia mendekati perbatasan Spanyol, petugas penegak hukum Maroko diduga mengatakan padanya untuk "datang ke Spanyol."

Akan tetapi, Ahmidho memutuskan kembali ke Maroko karena ia tidak berhasil mendapat makanan, air, atau tempat tinggal di Ceuta, menurut laporan itu.

Baca juga :
Waka MPR Ajak Generasi Muda Wujudkan Indonesia Emas Tanpa Narkoba

Pada Kamis, ribuan pemuda Maroko berkumpul di perbatasan antara Maroko dan Ceuta, dengan ratusan dari mereka berhasil masuk ke wilayah Spanyol itu.

Pada Jumat, wali kota Ceuta Juan Jesus Vivas mengatakan ada 60.000 orang yang masuk ke Ceuta dari Maroko dalam sehari.

Sekurangnya 57 imigran tewas saat berupaya memasuki wilayah Spanyol tersebut. Sementara, sekitar 48.300 orang lainnya sudah kembali ke Maroko, menurut laporan media.

Sumber: Sputnik

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Imigran Maroko Imigran Spanyol Ceuta Spanyol