Legislator Sebut Indonesia Perlu Ekosistem Maritim Kuat, Modern, dan Berdaya Saing

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 27/07/2026 10:48 WIB


 Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini  menilai penguatan peran strategis BUMN penting dalam memperkuat ekosistem maritim nasiona Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini. Foto: dpr

JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menilai penguatan peran strategis BUMN penting dalam memperkuat ekosistem maritim nasional. Langkah ini mencakup optimalisasi transportasi laut, modernisasi infrastruktur pelabuhan, hingga konsolidasi industri galangan kapal.

"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memerlukan ekosistem maritim yang kuat, modern, dan berdaya saing," kata Anggia Ermarini saat memimpin Kunjungan Kerja Reses ke PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7).

Politisi Fraksi PKB ini menjelaskan, konsolidasi antar BUMN termasuk penguatan PT PAL Indonesia dan dukungan investasi dari Danantara Indonesia menjadi strategi besar untuk mewujudkan kemandirian industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing maritim Indonesia.

Selain industri galangan kapal, Komisi VI DPR RI menyoroti tingginya ketergantungan BUMN pelayaran seperti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Pelni (Persero) terhadap dana Public Service Obligation (PSO). Saat ini, porsi PSO ASDP tercatat masih mencapai 74%.

Baca juga :
Menipis, AS Mulai Hemat Rudal di Tengah Konflik Iran

Anggia mendorong penguatan operasional agar BUMN pelayaran mampu bergerak secara komersial. Namun, penyehatan dan peremajaan armada menjadi syarat mutlak yang mendesak mengingat banyaknya kapal operasional yang sudah tua.

Baca juga :
Panduan Lengkap Tata Cara Wudhu Sesuai Sunah Nabi

Sebagian kapal berusia hingga 50 tahun, berisiko tinggi terhadap keselamatan, dan memicu pemborosan anggaran akibat sering rusak, kapal tua dinilai tidak efisien dan menghambat potensi pengembangan komersial BUMN.

Di sisi lain, Komisi VI DPR RI mendorong optimalisasi aset Pelindo melalui perpanjangan dan perluasan area tambat dermaga kapal pesiar (cruise) di Pelabuhan Benoa, Bali.

Baca juga :
DPR Dorong Akselerasi Perbaikan Sekolah dan Penguatan Literasi

Langkah ini diharapkan dapat menampung kapal-kapal besar dalam durasi bersandar yang lebih lama, sehingga mampu mendatangkan multiplier effect bagi perekonomian nasional dan daerah.

"Tempat bersandarnya diperpanjang supaya kapal bisa bersandar lebih lama dan menambah revenue. Di situ juga bisa dibangun ruang bagi UMKM, sehingga ekosistem dan perekonomian masyarakat sekitar ikut berkembang," pungkasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Anggia Ermarini Ekosistem Maritim Negara Kepulauan