Tegaskan Dukungan ke Hizbullah, Iran Tuntut Israel Hentikan Agresi di Lebanon

M.Habib Saifullah | Senin, 27/07/2026 09:27 WIB


Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menegaskan kembali dukungan terhadap kelompok Lebanon Hizbullah dan menyerukan penghentian serangan Israel Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Foto: Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)

JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menegaskan kembali dukungan terhadap kelompok Lebanon Hizbullah dan menyerukan penghentian serangan Israel terhadap negara itu secara "total dan tanpa syarat."

Pernyataannya disampaikan melalui perusahaan media sosial X pada Minggu sebagai tanggapan atas surat kesetiaan dari sekretaris jenderal Hizbullah dan anggota kelompok tersebut.

"[Republik Islam Iran] Menetapkan penjagaan keutuhan wilayah Lebanon serta penghentian agresi rezim Zionis secara mutlak dan tanpa syarat sebagai syarat utama untuk menyepakati pengakhiran perang yang dipaksakan oleh AS yang agresif ini," ujarnya.

Mojtaba menyebut Hizbullah berdiri teguh bagai "batu karang yang tak tergoyahkan sebagai garda terdepan" kelompok-kelompok yang melawan gempuran Israel.

Baca juga :
DPR Dorong Akselerasi Perbaikan Sekolah dan Penguatan Literasi

Pemimpin Iran tersebut menyatakan bahwa bangsa-bangsa di dunia "telah muak dengan kesewenang-wenangan dan penindasan" pemerintah AS serta Israel, "yang merupakan penghancur kehidupan dan generasi."

Baca juga :
Legislator Sebut Indonesia Perlu Ekosistem Maritim Kuat, Modern, dan Berdaya Saing

"Tidak ada lagi jalan ke depan selain jihad dan perlawanan," tegasnya.

Menurut data resmi Lebanon, serangan Israel telah menewaskan 4.330 orang dan melukai 12.236 lainnya sejak 2 Maret.

Baca juga :
Kapal Dagangnya Diserang, Menlu Iran Tuding Zelenskyy Jalankan Perintah Israel

Sebelumnya, Lebanon dan Israel telah menandatangani perjanjian kerangka kerja yang dimediasi AS pada 26 Juni.

Kesepakatan tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari semua wilayah Lebanon yang diduduki, namun tanpa mencantumkan jadwal waktu penarikan.

Sebaliknya, penyelesaian proses tersebut dikaitkan dengan tanggung jawab penuh keamanan yang diambil alih oleh tentara Lebanon di wilayah yang ditinggalkan pasukan Israel serta pelucutan senjata kelompok non-negara, termasuk Hizbullah.

Sementara itu, Israel terus menduduki sebagian wilayah selatan Lebanon, sebagian telah dikuasai selama beberapa dekade dan lainnya direbut selama perang sebelumnya antara Oktober 2023 dan November 2024.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mojtaba Khamenei Perang Lebanon Lebanon Israel Serangan Israel