
Bendera Iran terlihat dalam ilustrasi ini. REUTERS
JAKARTA - Ledakan terdengar di sejumlah provinsi di Iran pada Jumat (17/7) malam waktu setempat ketika Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat mengumumkan peluncuran gelombang baru serangan terhadap Iran, demikian media Iran melaporkan.
Kantor berita semiresmi Iran, Mehr, mengatakan ledakan dilaporkan terjadi di Provinsi Bushehr serta wilayah Sirik dan Qeshm di Provinsi Hormozgan, tanpa detail lebih lanjut mengenai sasaran, korban, maupun kerusakan yang ditimbulkan.
Sementara itu, kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan lima ledakan terdengar di Provinsi Yazd, Iran tengah.
Dalam unggahannya di platform media sosial X pada Jumat malam waktu setempat, CENTCOM mengatakan telah melancarkan gelombang baru serangan terhadap Iran untuk malam ketujuh secara beruntun, seraya menambahkan bahwa serangan tersebut "dirancang untuk terus melemahkan kemampuan militer Iran."
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) dalam pernyataannya pada Jumat mengumumkan bahwa sebelumnya pada hari yang sama, pasukannya menyasar sebuah depot yang menampung kapal-kapal permukaan nirawak milik AS di Bahrain dan menghancurkan sejumlah besar kapal tersebut.
Menyampaikan pengumuman itu dalam pernyataan yang dipublikasikan di media resminya, Sepah News, IRGC menambahkan bahwa serangan balasan menggunakan rudal dan drone juga menargetkan pusat kecerdasan buatan utama di Bahrain, yang digunakan oleh AS untuk mendeteksi sasaran dan melakukan "kejahatan perang," serta menghancurkannya sepenuhnya.
Dalam pernyataan lainnya pada Jumat, IRGC mengatakan pasukan pertahanan udaranya menembak jatuh sebuah drone AeroVironment RQ-11 Raven di wilayah udara Ramshir di Provinsi Khuzestan, Iran barat daya.