
Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: Reuters)
JAKARTA - Seorang anak terluka akibat pecahan peluru selama operasi pencegatan serangan udara Iran di Qatar pada Jumat pagi, kata Kementerian Dalam Negeri Qatar.
Anak tersebut sedang mendapatkan perawatan medis yang diperlukan, kata pihak kementerian dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa otoritas keamanan dan tim pertahanan sipil telah mengaktifkan rencana tanggap darurat yang telah disetujui menyusul serangan tersebut.
Sebelumnya pada Jumat, kementerian itu mengeluarkan dua peringatan keamanan, mendesak masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.
Insiden tersebut berbarengan dengan gelombang baru serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah sasaran di Iran, sementara media Iran melaporkan serangan balasan Iran terhadap fasilitas militer AS di Kuwait, Bahrain, dan Qatar.
Media Iran melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang tewas dan 16 lainnya terluka pada Kamis (16/7) malam akibat serangan AS terhadap jembatan dan kawasan permukiman di Iran selatan.