Ini Alasan Ilmu Disebut Harta Paling Berharga Umat Islam

Vaza Diva | Sabtu, 27/06/2026 09:01 WIB


Pesan ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk memiliki sikap terbuka terhadap pengetahuan. Ilustrasi - anak sedang belajar mengaji untuk menambah wawasan dalam menafsirkan Al-Qur`an (Foto: umma)

JAKARTA - Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, pesan yang disampaikan Ali bin Abi Thalib tentang ilmu pengetahuan tetap relevan bagi kehidupan masyarakat modern.

Dalam sebuah riwayat disebutkan:

الْعِلْمُ ضَالَّةُ الْمُؤْمِنِ

"Ilmu adalah barang hilang milik mukmin. Dimanapun ia menemukannya, ia berhak mengambilnya."

Baca juga :
27 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Hadis yang termuat dalam Bihar al-Anwar Jilid 1 halaman 168 tersebut menggambarkan betapa pentingnya ilmu bagi seorang mukmin.

Baca juga :
Daftar Negara yang Dipastikan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Ali bin Abi Thalib. mengibaratkan ilmu sebagai barang berharga yang hilang dari pemiliknya, sehingga harus dicari dan ditemukan kembali di mana pun keberadaannya.

Pesan ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk memiliki sikap terbuka terhadap pengetahuan.

Baca juga :
Statistik Head to Head Kolombia vs Portugal

Seorang mukmin tidak boleh membatasi diri dalam mencari ilmu hanya karena perbedaan latar belakang, budaya, atau tempat asal suatu pengetahuan. Selama ilmu tersebut membawa manfaat dan kebenaran, maka ia layak dipelajari.

Di era digital saat ini, makna hadis tersebut semakin terasa. Beragam informasi dapat diakses dalam hitungan detik melalui internet dan media sosial.

Namun, kemudahan memperoleh informasi juga menuntut kemampuan untuk memilah antara ilmu yang benar dengan informasi yang menyesatkan.

Ungkapan beliau mengajarkan bahwa mencari ilmu bukan sekadar mengumpulkan informasi, melainkan upaya berkelanjutan untuk menemukan kebenaran dan menggunakannya demi kemaslahatan.

Semangat inilah yang telah mendorong lahirnya berbagai kemajuan dalam bidang pendidikan, sains, dan peradaban Islam sepanjang sejarah.

Bagi seorang mukmin, ilmu bukan hanya sarana untuk meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, pencarian ilmu tidak mengenal batas usia, tempat, maupun waktu.

Melalui sabda singkatnya, Sayyidina Ali mengingatkan bahwa setiap ilmu yang bermanfaat merupakan harta berharga yang patut dicari dan dimiliki.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info Keislaman Ilmu Pengetahuan Orang Mukmin Ali bin Abi Thalib