Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Menag Ajak Saling Pecaya hingga Peduli

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 16/06/2026 18:59 WIB


Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Foto: Dok Masjid Istiqlal

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak masyarakat untuk berhijrah dari sikap curiga ke saling percaya dalam momentum menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Ia menilai hijrah tersebut penting untuk menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian sosial.

“Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Menag dalam siaran pers.

Menag juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memperkuat dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan wujud nyata semangat hijrah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan," ujar dia.

Baca juga :
Doa dan Amalan Pelancar Rezeki di Awal Tahun Hijriah

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” dia menambahkan.

Baca juga :
Alasan Bulan Muharam Disebut Bulan Suro di Jawa, Apa Saja?

Menag mengatakan, semangat tersebut merupakan bentuk peneladanan atas peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang diperingati pada Tahun Baru Hijriah. Menurutnya, hijrah Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kemajuan peradaban tidak hanya ditopang oleh kekuatan dan kecakapan, tetapi juga oleh persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap kemaslahatan bersama.

Menag juga mengajak masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri. Menurutnya, masa depan lahir dari keberanian untuk berubah, bukan sekadar harapan. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d  ayat 11 bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

Baca juga :
Menag Ajak Jadikan Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Transformasi Sosial

“Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Dengan semangat itu, umat akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan zaman dan semakin mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” kata dia.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita, melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia,” tutup Menag

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Tahun Baru Islam Menteri Agama Nasaruddin Umar Saling Percaya