Mikel Arteta Sebut PSG Tim Terbaik di Dunia

Vaza Diva | Senin, 01/06/2026 02:02 WIB


Meski harus menyaksikan timnya kalah melalui drama adu penalti di partai final, pelatih asal Spanyol itu justru memberikan pujian tinggi kepada PSG. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta di laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada Sabtu (30/5) malam WIB (Foto: arsenal.com)

JAKARTA - Kegagalan Arsenal meraih gelar Liga Champions musim 2025/2026 tak membuat Mikel Arteta mencari kambing hitam usai kalah melawan Paris Saint-Germain pada Sabtu (30/5) malam WIB.

Meski harus menyaksikan timnya kalah melalui drama adu penalti di partai final, pelatih asal Spanyol itu justru memberikan pujian tinggi kepada PSG.

Arteta mengakui kekalahan tersebut terasa menyakitkan karena Arsenal sudah begitu dekat dengan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Namun di balik kekecewaan itu, ia menilai PSG memang layak menyandang status juara.

Baca juga :
Vitinha Bahagia Bisa Juara Liga Champions untuk Kedua Kalinya

Menurut Arteta, tim asuhan Luis Enrique saat ini merupakan tim terbaik di dunia. Penilaian itu tidak hanya didasarkan pada hasil final, tetapi juga kualitas permainan yang ditunjukkan Les Parisiens sepanjang musim.

Baca juga :
Kapten Arsenal Tetap Bangga Meski Gagal Juara Liga Champions

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis Enrique, karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia saat ini," kata Arteta dalam konferensi pers usai pertandingan dikutip dari laman resmi klub pada Minggu (31/5).

Pelatih berusia 44 tahun itu menjelaskan bahwa PSG memiliki kemampuan luar biasa saat menguasai bola maupun ketika menyerang melalui kualitas individu para pemainnya.

Baca juga :
PSG Juara Liga Champions, Enrique: Kami Memang Layak

Bahkan, Arsenal yang dikenal sebagai salah satu tim paling solid di Eropa musim ini tetap kesulitan menghadapi permainan klub asal Prancis tersebut.

Arteta menilai para pemain PSG mampu memaksa lawan bermain sesuai ritme yang mereka inginkan.

Kemampuan itu menjadi salah satu faktor yang membuat PSG tampil dominan dalam berbagai pertandingan penting sepanjang musim.

Meski gagal menjadi juara, Arteta tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak asuhnya.

Arsenal berhasil menembus final setelah menjalani kampanye yang impresif di Liga Champions dan menjadi salah satu tim paling konsisten sepanjang kompetisi.

Namun, mantan gelandang Arsenal itu menyadari masih ada jarak yang harus dikejar jika ingin mencapai level yang saat ini diperlihatkan PSG. Karena itu, ia menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk berkembang.

"Kami harus melewati rasa sakit ini, mencernanya, lalu mengubahnya menjadi bahan bakar untuk mencapai level yang berbeda," ujarnya.

Arteta juga mengisyaratkan bahwa Arsenal akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah musim berakhir.

Sejumlah keputusan penting akan diambil guna memperkuat skuad dan meningkatkan daya saing tim di level tertinggi Eropa.

Di sisi lain, pujian yang diberikan Arteta menjadi bukti besarnya transformasi PSG di bawah arahan Luis Enrique.

Setelah bertahun-tahun gagal memenuhi ambisi menjadi penguasa Eropa, klub ibu kota Prancis itu akhirnya berhasil mencapai puncak dan mendapat pengakuan bahkan dari rival yang baru saja mereka kalahkan di laga final.

Bagi Arsenal, kekalahan ini memang meninggalkan luka. Namun bagi Arteta, mengakui keunggulan lawan merupakan bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

Kini, fokus The Gunners adalah bangkit dan kembali menantang gelar pada musim depan, sementara PSG menikmati status baru sebagai tim terbaik di Eropa.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pelatih Arsenal Mikel Arteta Paris Saint Germain Luis Enrique Liga Champions