Mensos Pastikan Asesmen Bantuan untuk Keluarga Korban KRL Bekasi Timur

M. Habib Saifullah | Kamis, 30/04/2026 07:30 WIB


Mensos Saifullah Yusuf memastikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantuan bagi korban maupun keluarga korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur KRL yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek dari belakang di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). Foto: tangkapan layar

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan bahwa pemerintah akan menyalurkan bantian bagi korban maupun keluarga korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi baru-baru ini.

Hal ini disampaikan oleh Mensos Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul saat ditemui usia kegiatan di Kantor Kemenko PM, Jakarta, pada Rabu (29/4/2026).

"Kita akan berikan bantuan," kata Gus Ipul.

Namun untuk saat ini, lanjut Gus Ipul, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan asesmen sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah kepada para keluarga korban.

Baca juga :
Trump Sebut Raja Charles III akan Bantu AS Hajar Iran

"Untuk korban kecelakaan tentu kami akan mencoba mengasesmen keluarga-keluarga korban. Misalnya ada keluarga-keluarga korban yang mungkin memerlukan pendampingan, dukungan-dukungan, pemberdayaan dan lain sebagainya," katanya.

Baca juga :
Bus Jemaah Haji Asal Indonesia Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Buka Suara

Meski begitu, Mensos menjelaskan bahwa kompensasi utama bagi para korban kecelakaan kereta secara umum berada dalam tanggunan asuransi Jasa Raharja.

"Tapi untuk yang lain, misalnya untuk ahli waris itu kan biasanya dengan jasa rahasia, ada-ada asuransinya," kata Gus Ipul.

Baca juga :
Ratusan Kios Terbakar di Pasar Kanjengan Semarang

"Tetapi untuk keluarga itu insyaallah kita akan berikan dukungan sesuai hasil asesmen nanti," ujar dia menambahkan.

Diketahui bahwa korban meninggal dunia atas insiden tabrakan antara kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam, bertambah menjadi 16 orang.

"Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Anne menyampaikan dari 91 orang yang mengalami luka-luka, 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kecelakaan KRL KRL Bekasi Menteri Sosial Saifullah Yusuf