Iran Bantah Berunding dengan AS, Sebut Trump Mau Tenangkan Pasar

M. Habib Saifullah | Selasa, 24/03/2026 11:01 WIB


Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah pihaknya berunding dengan Amerika Serikat. Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini, dibuat pada 18 Juni 2025. REUTERS

TEHERAN - Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf membantah pihaknya sedang berunding dengan Amerika Serikat dan menyebut kabar tersebut sebagai "berita palsu" untuk memanipulasi pasar minyak dan finansial.

"Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat. Laporan berita palsu tersebut dimaksudkan untuk memanipulasi pasar finansial dan minyak serta untuk melarikan diri dari kekacauan yang menjebak AS dan Israel," kata Ghalibaf melalui sosial media X, Senin.

Ghalibaf menambahkan bahwa rakyat Iran menuntut hukuman yang "penuh dan menimbulkan penyesalan" bagi para agresor, sementara semua pejabat berdiri teguh mendukung pemimpin negara dan masyarakat hingga tujuan perang tercapai.

Adapun sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya telah memerintahkan penundaan semua serangan terhadap infrastruktur pembangkit listrik dan energi selama lima hari ke depan.

Baca juga :
Sepertiga APBN Dibiayai Utang, Pemerintah Diminta Serius Antisipasi Dampak Perang Teluk

Hal tersebut, lanjut Tump, adalah karena dialog dengan Teheran selama dua hari belakangan berlangsung "sangat baik dan produktif".

Baca juga :
6 Perbedaan Nyata Antara Tikus Rumah dan Tikus Got

Ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini dilaporkan menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas agresi militer itu dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Baca juga :
Ini Kisah Wanita yang Mendapat Salam dari Allah SWT

Serangan militer Iran itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Iran Perundingan AS Donald Trump