Mengapa Sedekah Sangat Dianjurkan dalam Islam?

Vaza Diva | Sabtu, 24/01/2026 17:30 WIB


Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Ilustrasi - sedekah (Foto: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Tidak hanya bernilai ibadah sosial, sedekah juga menjadi sarana penyucian harta dan jiwa bagi seorang Muslim.

Menariknya, Islam menegaskan bahwa nilai sedekah tidak diukur dari besar kecilnya harta yang dikeluarkan, melainkan dari keikhlasan dan niat pelakunya.

Banyak orang menunda bersedekah karena merasa harta yang dimiliki belum cukup atau jumlahnya terlalu kecil. Padahal, Rasulullah SAW secara tegas mengajarkan bahwa sedekah meskipun sedikit tetap memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.

Hal ini ditegaskan dalam sejumlah hadis yang menekankan bahwa tidak ada alasan untuk meremehkan sedekah, sekecil apa pun bentuknya.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Salah satu hadis yang paling dikenal diriwayatkan dari Rasulullah SAW:

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

Artinya:
“Lindungilah diri kalian dari api neraka, walaupun hanya dengan (bersedekah) separuh buah kurma.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah yang tampak kecil di mata manusia dapat memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT. Bahkan, hanya dengan separuh kurma, seorang Muslim dapat menjadikannya sebagai sebab keselamatan dari siksa neraka jika dilakukan dengan niat yang ikhlas.

Keutamaan sedekah meski sedikit juga ditegaskan dalam hadis lain dari Rasulullah SAW:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ، فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Artinya:
“Setiap pagi ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang bersedekah.’ Dan yang lainnya berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan bagi orang yang menahan hartanya.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa sedekah, sekecil apa pun, tidak akan mengurangi harta. Sebaliknya, Allah SWT menjanjikan balasan dan keberkahan bagi orang-orang yang gemar berbagi.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga menekankan bahwa setiap bentuk kebaikan, termasuk yang sederhana, dapat bernilai sedekah:

كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ

Artinya:
“Setiap perbuatan baik adalah sedekah.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut memperluas makna sedekah, tidak terbatas pada harta benda. Senyuman, bantuan tenaga, perkataan baik, hingga menyingkirkan gangguan dari jalan juga termasuk sedekah yang bernilai pahala.

Para ulama menjelaskan bahwa keutamaan sedekah meski sedikit terletak pada keikhlasan hati dan konsistensi. Sedekah yang kecil namun dilakukan rutin dengan niat karena Allah SWT lebih dicintai daripada sedekah besar yang disertai riya atau pamer.

Dengan demikian, Islam mengajarkan bahwa tidak ada alasan untuk menunda sedekah. Setiap Muslim dianjurkan untuk berbagi sesuai kemampuan, tanpa merasa rendah diri terhadap jumlah yang diberikan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info Keislaman Keutamaan Sedekah Rasulullah SAW