7 Aturan Sepak Bola yang Jarang Diketahui Suporter di Lapangan

Vaza Diva | Jum'at, 16/01/2026 17:05 WIB


Berikut tujuh aturan sepak bola yang paling sering disalahpahami, terutama oleh penonton awam. Ilustrasi - sepatu sepak bola (Foto: Sky Sports)

JAKARTA - Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia, namun tidak semua penontonnya benar-benar memahami aturan permainan secara utuh.

Banyak keputusan wasit yang kerap memicu perdebatan, padahal secara regulasi sudah sesuai dengan Laws of the Game yang ditetapkan IFAB.

Kesalahpahaman ini wajar terjadi karena beberapa aturan sepak bola memiliki detail teknis yang tidak selalu terlihat jelas dari sudut pandang penonton.

Berikut tujuh aturan sepak bola yang paling sering disalahpahami, terutama oleh penonton awam.

1. Offside Bukan Soal Posisi, tapi Momen Umpan

Banyak penonton mengira offside ditentukan dari posisi pemain saat menerima bola. Padahal, penilaian offside dilihat dari posisi pemain ketika bola dilepaskan oleh rekan setimnya. Jika pada momen umpan pemain sudah berada lebih dekat ke gawang lawan dibanding bek terakhir, maka offside bisa terjadi, meski ia kemudian bergerak mundur.

Baca juga :
Prabowo Tekan Angka Defisit RAPBN 2027, Maksimal Jadi 2,4 Persen

2. Handball Tidak Selalu Berarti Pelanggaran

Menyentuh bola dengan tangan tidak otomatis dianggap handball. Wasit menilai apakah sentuhan tersebut disengaja, memperbesar area tubuh secara tidak wajar, atau memberi keuntungan langsung seperti terciptanya gol. Sentuhan refleks atau posisi tangan yang alami sering kali tidak dihukum.

Baca juga :
Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi 35 Persen Tapi Kemiskinan Meningkat

3. Sliding Tackle Bersih Tetap Bisa Dianggap Pelanggaran

Meski berhasil menyentuh bola lebih dulu, sliding tackle tetap dapat dianggap pelanggaran jika dilakukan dengan intensitas berbahaya atau membahayakan lawan. Wasit mempertimbangkan keselamatan pemain, bukan hanya apakah bola terkena terlebih dahulu.

4. Kartu Kuning Bukan Sekadar Pelanggaran Keras

Tidak semua kartu kuning diberikan karena tekel keras. Protes berlebihan, mengulur waktu, simulasi, atau pelanggaran taktis untuk menghentikan serangan lawan juga bisa berujung kartu kuning. Disiplin pemain menjadi faktor penting dalam penilaian wasit.

Baca juga :
Prabowo Sebut APBN Alat Lindungi Rakyat dan Perkuat Ekonomi Bangsa

5. Kiper Tidak Selalu Boleh Pegang Bola

Penjaga gawang dilarang menangkap bola dengan tangan jika menerima umpan sengaja dari kaki rekan setimnya. Dalam situasi ini, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung untuk lawan. Aturan ini sering mengejutkan penonton yang mengira kiper bebas menggunakan tangan kapan saja.

6. VAR Tidak Mengoreksi Semua Keputusan Wasit

Teknologi VAR hanya digunakan pada situasi tertentu seperti gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas pemain. VAR juga tidak otomatis membatalkan keputusan wasit, melainkan membantu memastikan apakah terjadi kesalahan yang jelas dan nyata.

7. Tambahan Waktu Tidak Selalu Sesuai Angka di Papan

Waktu tambahan atau injury time bersifat minimal, bukan batas maksimal. Wasit berhak menambahkan waktu lagi jika terjadi cedera, pergantian pemain, atau insiden lain selama masa tambahan berlangsung. Karena itu, pertandingan bisa berakhir melewati angka yang tertera.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sepakbola Dunia Aturan sepak bola kesalahan pemula

Terpopuler

Senin, 18/05/2026
Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Berita Call center Kopra by Mandiri (bisnis)

Selasa, 19/05/2026
Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004

Nomor Call Center Kopra by Mandiri (+62) 82-1700-7004