Mengapa Kode OTP Tak Boleh Dibagikan ke Sembarang Orang?

Vaza Diva | Kamis, 08/01/2026 17:30 WIB


OTP adalah kunci rumah digital kita. Kode ini tidak boleh difoto, disalin sembarangan, apalagi dibagikan. Ilustrasi - ini alasan kode OTP tak boleh dibagikan ke orang lain (Foto: GETTY IMAGE)

JAKARTA - Di era transaksi digital, kode OTP (One Time Password) menjadi kunci utama untuk masuk ke akun dan menyelesaikan pembayaran.

Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap OTP hanyalah angka biasa yang aman dibagikan. Padahal, sekali saja kode ini jatuh ke tangan yang salah, kerugian besar bisa terjadi dalam hitungan menit.

OTP adalah kode rahasia yang dikirim melalui SMS, email, atau aplikasi khusus keamanan. Fungsinya memastikan bahwa pengguna yang sedang masuk atau melakukan transaksi benar-benar pemilik akun. Kode ini hanya berlaku satu kali dan dalam waktu terbatas — itulah sebabnya disebut One Time Password.

Masalahnya, para penipu sering memanfaatkan ketidaktahuan pengguna. Mereka menyamar sebagai pihak bank, kurir, marketplace, atau layanan resmi.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Modusnya serupa, yaitu membuat korban panik, lalu meminta kode OTP dengan alasan verifikasi. Begitu OTP diberikan, pelaku langsung mengambil alih akun atau melakukan transaksi tanpa sepengetahuan korban.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

pihak resmi tidak pernah meminta OTP dalam kondisi apa pun. Baik bank, e-wallet, marketplace, maupun operator telekomunikasi selalu menegaskan bahwa OTP hanyalah untuk pemilik akun.

Untuk menghindari penipuan, ada beberapa langkah sederhana. Pertama, jangan pernah membaca keras-keras atau mem-forward OTP ke siapa pun.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Kedua, aktifkan autentikasi dua langkah agar keamanan berlapis. Ketiga, segera ganti kata sandi jika merasa ada aktivitas mencurigakan. Simpan nomor layanan resmi untuk melapor bila terjadi penyalahgunaan.

Waspada juga pada tautan yang mencurigakan. Banyak penipuan menggunakan link palsu yang meniru situs resmi. Begitu korban memasukkan OTP, data langsung dicuri. Selalu pastikan alamat situs benar dan gunakan aplikasi resmi dari toko aplikasi. 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kode OTP Data Pribadi transaksi digital One Time Password