BEI Optimistis IHSG Tembus Level 9.000 Akhir Tahun

Budi Wiryawan | Selasa, 04/11/2025 02:05 WIB


Sejak awal tahun, IHSG tercatat menguat persen 1.186,74 persen (year to date) atau 16,76 persen ke posisi 8.266,53 Ilustrasi IHSG (VOI)

JAKARTA - Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 9.000 pada akhir 2025, ditopang oleh berbagai sentimen positif dari dalam negeri.

“Akhir tahun (IHSG) 9.000. Insya Allah,” ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI Irvan Susandy di Gedung BEI, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Berbagai faktor yang akan menopang penguatan IHSG, di antaranya kinerja laporan keuangan perusahaan tercatat (emiten) periode kuartal III-2025 yang positif, dan membaiknya ekonomi domestik periode kuartal IV-2025.

Selain itu, masih adanya beberapa perusahaan dalam pipeline (antrean) yang berinisiatif menggelar Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia, termasuk lighthouse company (perusahaan mercusuar).

Baca juga :
Legislator PKB Ingatkan Infrastruktur Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

“Harapannya laporan keuangan baik, kondisi ekonomi baik. Tadi kan (IHSG) growth, naik terus. Transaksi bagus, retail bagus, listed company juga bagus sejauh ini perkembangannya,” ujar Irvan.

Baca juga :
Wamenaker Dorong Serikat Pekerja Terlibat dalam Penyempurnaan Regulasi

Data perdagangan BEI pada Senin (03/11) pukul 15.45 WIB, IHSG tercatat menguat 107,02 atau 1,31 persen ke posisi 8.270.89.

Sementara itu, sejak awal tahun, IHSG tercatat menguat persen 1.186,74 persen (year to date) atau 16,76 persen ke posisi 8.266,53.

Baca juga :
Berbagai Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal Anda

Saat ini, BEI mencatat ada sebanyak 13 perusahaan dalam pipeline IPO, terdiri dari dua perusahaan beraset skala kecil di bawah Rp50 miliar, sebanyak enam perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar, dan lima perusahaan aset skala besar di atas Rp250 miliar.

Dalam pipeline IPO, terdapat tiga IPO lighthouse company yaitu aksi IPO dengan kriteria kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun serta free float sebesar 15 persen atau nilai kapitalisasi pasar free float lebih dari Rp700 miliar.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bursa Efek Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan