Redakan Ketegangan dengan Pyongyang, Korsel Copot Pengeras Suara anti-Korut

Yati Maulana | Senin, 04/08/2025 20:05 WIB


Redakan Ketegangan dengan Pyongyang, Korsel Copot Pengeras Suara anti-Korut Tentara Korea Selatan mengerjakan pengeras suara untuk siaran propaganda di dekat zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Paju, Korea Selatan, dalam gambar yang dirilis pada 9 Juni 2024. Handout via REUTERS

SEOUL - Otoritas Korea Selatan mulai mencopot pengeras suara yang membunyikan siaran anti-Korea Utara di sepanjang perbatasan negara itu, kata Kementerian Pertahanan Seoul. Pemerintahan baru Presiden Lee Jae Myung berupaya meredakan ketegangan dengan Pyongyang.

Tak lama setelah menjabat pada bulan Juni, pemerintahan Lee mematikan siaran propaganda yang mengkritik rezim Korea Utara karena ingin menghidupkan kembali dialog yang terhenti dengan negara tetangganya.

Namun Korea Utara baru-baru ini menolak tawaran tersebut dan mengatakan tidak tertarik untuk berdialog dengan Korea Selatan.

Kedua negara secara teknis masih berperang setelah perang Korea 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata dan hubungan telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Pembongkaran pengeras suara oleh Korea Selatan sejak Senin hanyalah "langkah praktis untuk membantu meredakan ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korsel Korut Propaganda Perbatasan Upaya Perdamaian