Sejarah Hari Keluarga Nasional yang Diperingati Tiap 29 Juni

M. Habib Saifullah | Minggu, 29/06/2025 16:45 WIB


Hari Keluarga Nasional, atau akrab disebut Harganas, diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai fondasi bangsa Hari Keluarga Nasional 205 (Foto: BKKBN/RRI)

Jakarta, Katakini.com - Hari Keluarga Nasional, atau akrab disebut Harganas, diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai momentum untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya keluarga sebagai fondasi bangsa.

Penetapan tanggal ini mengandung nilai historis dan strategis yaitu tepat pada 29 Juni 1949, para pejuang kemerdekaan Indonesia mulai kembali ke pangkuan keluarga setelah Belanda secara resmi mengakui kedaulatan Republik Indonesia.

Menjelang era modern, peringatan ini berkembang menjadi kampanye kependudukan. Pada tahun 1970, gerakan keluarga berencana (KB) di Indonesia mencapai puncaknya saat para pejuang KB nasional memperkuat visi keluarga kecil bahagia sejahtera. Momentum ini dianggap sebagai momen "kebangkitan keluarga Indonesia".

Prof. Dr. Haryono Suyono, selaku Ketua BKKBN era Presiden Soeharto, kemudian mengusulkan secara resmi Hari Keluarga Nasional. Seluruh ide ini disetujui oleh Presiden Soeharto, dan pada 1992, tanggal 29 Juni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Peresmian lebih lanjut terjadi pada 15 September 2014, lewat Keputusan Presiden No. 39 Tahun 2014, yang menetapkan Harganas sebagai peringatan nasional tahunan tanpa status libur.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Setiap tahunnya, Harganas tak hanya diperingati dengan kegiatan simbolik, tetapi juga kampanye nyata seperti pelayanan KB gratis, seminar keluarga sehat, serta pencegahan stunting.

Kini Harganas 2025 membawa tema "Dari Keluarga untuk Indonesia Maju" menegaskan bahwa kekuatan bangsa bermula dari ketahanan keluarga.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Secara global, ide peringatan keluarga ini sejalan dengan UN Family Day (15 Mei) dan fenomena hari keluarga di negara-negara lain seperti Amerika, Australia, dan Afrika Selatan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Harganas 2025 29 Juni Peristiwa Keluarga Berencana