Catat Ya! Inilah Gejala dan Penyebab Umum dari TBC

M. Habib Saifullah | Sabtu, 10/05/2025 17:30 WIB


Penyebab utama TBC ialah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar melalui udara saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Ilustrasi batuk akibat TBC (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Jakarta, Katakini.com - Tuberkulosis atau TBC merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Meski tergolong penyakit lama, TBC belum benar-benar hilang.

Bahkan, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia termasuk dalam negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia. Penyakit ini menyerang paru-paru, namun bisa juga menjalar ke bagian tubuh lain seperti tulang, otak, dan ginjal.

Penyebab utama TBC ialah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar melalui udara saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Droplet yang mengandung bakteri bisa terhirup oleh orang lain dan menyebabkan infeksi, terutama bila daya tahan tubuh sedang lemah. TBC tidak menular melalui makanan, air, atau sentuhan, tetapi lebih rentan menyebar di lingkungan padat, tertutup, dan minim ventilasi.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Gejala TBC biasanya berkembang secara perlahan dan kadang tidak disadari. Gejala paling umum adalah batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, kadang disertai darah.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Selain itu, penderita bisa mengalami demam berkepanjangan, keringat dingin pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, dan kelelahan yang terus-menerus. Jika tidak segera ditangani, TBC bisa menyebabkan kerusakan serius pada organ tubuh dan bahkan mengancam jiwa.

Diagnosis TBC dilakukan melalui serangkaian tes seperti rontgen dada, pemeriksaan dahak, dan uji tuberkulin. Jika terbukti positif, pasien harus menjalani pengobatan dengan antibiotik khusus selama minimal enam bulan tanpa putus.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Pencegahan TBC sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Vaksinasi BCG yang diberikan pada bayi menjadi langkah awal penting untuk melindungi tubuh dari infeksi berat.

Selain itu, menjaga ventilasi udara di dalam rumah, menghindari kontak dekat dengan penderita TBC aktif, serta menerapkan etika batuk yang benar sangat membantu memutus rantai penularan.

Menjaga kebersihan, memperkuat sistem imun dengan pola makan sehat, dan istirahat yang cukup juga penting untuk menghindari infeksi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
TBC Gejala Penyebab Kesehatan