Penjualan BEV di Kuartal I, BYD Sukses Gusur Tesla

Budi Wiryawan | Sabtu, 05/04/2025 07:05 WIB


Kuartal I 2025, BYD kirim sebanyak 416.388 unit kendaraan listrik penumpang, mengungguli Tesla yang hanya mengirimkan 336.681 unit BYD, perusahaan mobil listrik asal Shenzhen China, menggebrak pasar Indonesia dengan memberi pilihan mobil keluarga berbahan bakar listrik. Mobil seven seater ini menawarkan keunggulan efisiensi bahan bakar dengan mampu menempuh jarak hingga 530 kilommeter dalamsekali isi baterai full. (Foto.Istimewa)

JAKARTA - Tesla harus rela posisinya sebagai penjual kendaraan listrik murni (BEV) selama dua kuartal terakhir digusur oleh pabrikan asal Tiongkok, BYD.

Data terbaru dari Counterpoint Research menunjukkan, strategi ekspansi cepat dan terobosan teknologi BYD berhasil menggoyang tahta Tesla yang selama ini tak tergoyahkan.

Pada kuartal I 2025, BYD mencatatkan pengiriman sebanyak 416.388 unit kendaraan listrik penumpang, mengungguli Tesla yang hanya mengirimkan 336.681 unit.

Pencapaian ini melanjutkan kemenangan BYD pada kuartal IV 2024, dengan berhasil mengirimkan 595.413 unit dibandingkan Tesla dengan 495.570 unit.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Sebelumnya, BYD juga mengalahkan Tesla untuk pertama kalinya dalam penjualan kuartalan pada akhir 2023. Namun, secara total sepanjang 2024, Tesla masih sedikit lebih unggul dengan total 1.789.226 unit, sementara BYD mencatatkan 1.764.992 unit.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Meski demikian, tren pertumbuhan BYD diperkirakan akan terus berlanjut. Counterpoint memprediksi bahwa BYD akan menjadi merek kendaraan listrik bertenaga baterai nomor satu di dunia pada 2025, dengan pangsa pasar global sebesar 15,7 persen, mengalahkan Tesla di angka 15,3 persen.

Menurut laporan itu, dominasi BYD tidak lepas dari pendekatan terintegrasi secara vertikal, inovasi teknologinya, dan dukungan kebijakan pemerintah dalam negeri yang sangat kuat.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Salah satu faktor kunci dalam keunggulan BYD adalah peluncuran sistem pengisian daya ultra-cepat. Teknologi terbaru mereka memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 400 km hanya dengan lima menit pengisian, jauh melampaui kemampuan Supercharger milik Tesla yang menambahkan 275 km dalam 10 menit.

Sistem pengisian ini mengandalkan arsitektur 1.000V, baterai 10C charging rate, chip silikon karbida, dan teknologi Blade Battery eksklusif dari BYD.

Kebangkitan BYD bukan hanya pukulan bagi Tesla, tetapi juga menandai perubahan besar dalam lanskap industri otomotif global, dengan Tiongkok mulai memimpin inovasi dan skala produksi dalam era kendaraan listrik.(Carnewschina)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mobil Listrik BYD China