Mohammed al-Bashir Ditunjuk Jadi PM Sementara, Israel Kembali Intensifkan Serangan

Tri Umardini | Rabu, 11/12/2024 01:01 WIB


Mohammed al-Bashir Ditunjuk Jadi PM Sementara, Israel Kembali Intensifkan Serangan
  Rakyat Suriah merayakan momen kejatuhan reziM al-Assad di Umayyad Square, Damaskus. (FOTO: AFP)

JAKARTA - Mohammed al-Bashir secara resmi telah ditunjuk sebagai perdana menteri sementara pemerintah transisi Suriah hingga 1 Maret 2025, katanya dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Pasukan Israel telah melakukan serangan berskala besar di seluruh Suriah, menargetkan tiga bandara dan infrastruktur militer strategis lainnya, termasuk di ibu kota, Damaskus.

Sebelumnya, perdana menteri Presiden Bashar al-Assad yang digulingkan, al-Jalali, setuju untuk menyerahkan kekuasaan kepada Pemerintah Keselamatan yang dipimpin oposisi, yang dipimpin oleh al-Bashir.

Keluarga aktivis Suriah terkenal Mazen al-Hamada mengonfirmasi jenazahnya telah ditemukan di penjara terkenal Sednaya saat tim penyelamat mengakhiri pencarian mereka terhadap orang-orang hilang di fasilitas tersebut.

Baca juga :
Raphinha Ingin Bremer Perkuat Lini Belakang Barcelona Musim Depan

Qatar, Irak dan Arab Saudi mengutuk perampasan tanah "berbahaya" oleh Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah sementara pasukan penjaga perdamaian PBB menuduhnya melanggar kesepakatan gencatan senjata tahun 1974 yang mengakhiri perang tahun 1967.

Baca juga :
De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Akibar Cedera Kronis

Lammy dari Inggris bela serangan Israel terhadap Suriah

Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy membela pemboman besar-besaran Israel terhadap Suriah dengan mengatakan Israel memiliki kekhawatiran yang “sah”.

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

“Sudah sepantasnya kita memahami bahwa Israel memiliki kekhawatiran keamanan yang sah di negara yang menjadi tempat tinggal ISIS (ISIL) dan al-Qaeda,” kata Lammy menanggapi pertanyaan parlemen yang diajukan oleh Anggota Parlemen Brendan O`Hara, seraya menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan mitranya dari Israel.

“Karena semua alasan itulah kita menginginkan masyarakat inklusif yang mendukung semua orang, tetapi tidak seorang pun dari kita dapat bersekutu dengan kelompok teroris,” katanya.

Rekaman tunjukkan kapal-kapal tentara Suriah ditenggelamkan 

Platform lokal telah merilis pemandangan udara pelabuhan Latakia di barat laut Suriah di media sosial.

Rekaman yang telah diverifikasi oleh Al Jazeera menunjukkan asap mengepul dari banyak kapal tenggelam yang menjadi sasaran militer Israel.

Negara-negara Eropa yang membekukan permintaan suaka bagi warga Suriah

Beberapa negara Eropa telah menangguhkan permohonan suaka dari warga Suriah hingga pemberitahuan lebih lanjut setelah jatuhnya rezim al-Assad.

Negara-negara ini termasuk Jerman, Swiss, Inggris, Norwegia, Italia, Austria, Denmark, Swedia, Belgia, Prancis, dan Belanda.

Suriah merupakan negara asal utama para pencari suaka di Jerman tahun ini – negara terbesar di Uni Eropa berdasarkan jumlah penduduk dan PDB – dengan 72.420 permohonan yang diajukan hingga akhir November, menurut data dari Kantor Federal untuk Migrasi dan Pengungsi (BAMF) yang dikutip oleh kantor berita Reuters.

Sekitar 47.270 masih belum memutuskan, kata lembaga itu.(*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mohammed al Bashir Israel Suriah Bashar al Assad