Peringati Perang Korea, Kim Jong Un Bersumpah akan Hancurkan Total Musuh

Yati Maulana | Senin, 29/07/2024 12:05 WIB


Peringati Perang Korea, Kim Jong Un Bersumpah akan Hancurkan Total Musuh Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara, mengunjungi Makam Martir Perang Pembebasan Tanah Air di Pyongyang, Korea Utara, 26 Juli 2024. KCNA via REUTERS

SEOUL - Korea Utara bersumpah untuk "menghancurkan sepenuhnya" musuh-musuhnya jika terjadi perang ketika pemimpin Kim Jong Un memberikan perintah, media pemerintah KCNA melaporkan pada hari Minggu.

Pejabat militer senior termasuk Kolonel Angkatan Darat Ri Un Ryong dan Letnan Komandan Angkatan Laut Yu Kyong Song membuat komentar "karena kebencian yang melonjak" terhadap AS dan Korea Selatan pada sebuah pertemuan pada hari Sabtu yang dihadiri oleh Kim untuk merayakan ulang tahun gencatan senjata Perang Korea ke-71, menurut KCNA.

Korea Utara dan Amerika Serikat tidak memiliki hubungan diplomatik dan pembicaraan tentang pengurangan ketegangan dan denuklirisasi Korea Utara telah terhenti sejak 2019. Media pemerintah Korea Utara baru-baru ini mengatakan tidak berharap hal itu akan berubah tidak peduli siapa yang selanjutnya terpilih di Gedung Putih.

Sambil menuduh AS dan Korea Selatan "bertekad keras untuk memprovokasi perang nuklir," para pejabat militer bersumpah untuk meningkatkan efisiensi perang guna melancarkan "serangan dahsyat terhadap musuh kapan saja dan tanpa penundaan serta menghancurkan mereka sepenuhnya begitu Panglima Tertinggi yang terhormat Kim Jong Un memberi perintah."

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Korea Utara menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Tiongkok pada 27 Juli 1953 yang mengakhiri permusuhan dalam perang tiga tahun tersebut. Para jenderal AS menandatangani perjanjian tersebut yang mewakili pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendukung Korea Selatan.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Korea Utara menyebut 27 Juli sebagai "Hari Kemenangan" sementara Korea Selatan tidak memperingati hari tersebut dengan peristiwa besar apa pun.

Permusuhan berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian, yang berarti kedua belah pihak secara teknis masih berperang.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korea Utara Kim Jong Un Ingatkan Musuh