Reus Akui Bangga Sempat Jadi Bagian Sejarah Borussia Dortmund

Ariyan Rastya | Sabtu, 04/05/2024 07:10 WIB


Reus Akui Bangga Sempat Jadi Bagian Sejarah Borussia Dortmund Marco Reus

JAKARTA - Gelandang Borussia Dortmund Marco Reus mengaku bangga sempat menjadi bagian dari sejarah klub. Hal ini mengacu pada kabar hengkangnya Reus dari klub. 

Seperti diketahui, Reus tak akan membela Dortmund lagi musim depan.

Setelah mengabdi selama 12 tahun, sang maestro lini tengah Dortmund itu tidak akan diperpanjang kontraknya oleh klub. 

"Saya sangat bersyukur bisa bermain untuk klub ini selama bertahun-tahun," kata Reus. 

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Reus sendiri bingung untuk mengucapkan kata perpisahan dengan para suporter.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Namun, berita tersebut sudah terlebih dahulu diberikan kepada para penggemar di selurug dunia. 

"Saat ini cukup sulit bagi saya untuk menemukan kata-kata yang tepat. Namun demikian, penting bagi saya untuk memberi tahu kalian para penggemar terlebih dahulu."

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Perginya Reus merupakan kesepakatan kedua pihak. Baik Dortmund dan Reus tidak masalah berpisah musim depan. 

"Klub dan saya telah mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak," ucapnya dalam video yang diunggah di media sosial Dortmund.

Sekedar informasi, ia bergabung dengan Dortmund sejak 2012. Reus ditebus dari Borussia Moenchengladbach dan sampai saat ini sudah bikin 424 penampilan untuk Dortmund di semua ajang.

Selama mengabdi, Reus baru meraih dua gelar DFB-Pokal dan dua Piala Super Jerman.

Hingga saat ini, belum ada kabar ke mana langkah Reus selanjutnya. kemungkinan besar ia akan tetap berkarir di Jerman. 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Marco Reus Borussia Dortmund Hengkang