Mendes Ajak Desa di Sekitar Pertambangan Kembangkan Potensi Sektor Lain

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 29/04/2024 21:30 WIB


Gus Halim berharap, semua desa di kawasan tambang di Indonesia memiliki satu model pengembangan pertanian yang arahnya berupa pelestarian lingkungan dan kesinambungan masa depan. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menghadiri pesta adat Murok Jerami atau panen raya di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka, Senin (29/4/2024). (Foto: Humas Kemendes PDTT)

BANGKA TENGAH - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak desa-desa yang ada di kawasan pertambangan untuk mereplikasi desa lain yang sudah berhasil tanpa bergantung pada sektor pertambangan.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, salah satu desa di kawasan pertambangan yang berhasil dalam sektor hortikultura adalah desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Oleh karena itu, Gus Halim kemudian merekomendasikan Desa Namang untuk direplikasi sesuai potensi masing-masing desa.

Desa di kawasan tambang itu banyak sekali di Indonesia, tapi tidak banyak yang mampu mengoptimalkan potensinya, mewujudkan kelestarian lingkungan seperti di Desa Namang ini,” kata Gus Halim saat menghadiri pesta adat Murok Jerami atau panen raya di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (29/4/2024).

Baca juga :
Lima Saham Top Gainers Pekan Ini

Gus Halim berharap, semua desa di kawasan tambang di Indonesia memiliki satu model pengembangan pertanian yang arahnya berupa pelestarian lingkungan dan kesinambungan masa depan.

Baca juga :
Pekan Ini, IHSG dan Kapitalisasi Pasar Melesat Kuat
Lebih lanjut Gus Halim mengatakan, jika desa hanya mengandalkan sektor pertambangan maka pasti masa depannya tidak cukup bagus. Karena pasti ada kerusakan dan masalah yang paling krusial adalah lingkungan.

“Kita bisa meniru pola yang dikembangkan di Desa Namang ini. Ini desa di kawasan tambang, tapi tidak digunakan, tidak dieksplorasi. Justru sektor pertanian yang dieksplorasi, tapi sekarang dirasakan bahwa itu adalah kebijakan yang luar biasa,” ujarnya.

Baca juga :
Pelatih Madura United Beberkan Kunci Kemenangan atas Persebaya
Desa di daerah tambang, lanjut Gus Halim, kendala yang dihadapi pasti lebih sulit.

"Bukan mudah, tetapi ini adalah investasi sosial, investasi masa depan untuk anak cucu kita,” ujar Gus Halim.

Turut mendampingi Gus Halim dalam kegiatan ini yakni, Penasihat DWP Kemendes PDTT Umi Lilik Nasriyah, Dirjen PDP Sugito, Kaban BPSDM Luthfiyah Nurlaela, Pj Gubernur Bangka Belitung Safrizal Zakaria Ali, Ketua DPRD Babel Herman Suhadi.

Selain itu, hadir juga Kapolda Babel Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Plh Kajati Babel Riyono, Danrem 045/Gaya Babel Brigjen TNI Agustinus Dedy Prasetyo, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Erwin Herdianto, Danlanud Babel Letkol Pnb Dian Bashari, Kabinda Babel Jusak Tarigan, KPT Babel Suwidya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Mendes PDTT Gus Halim Desa Pertambangan Hortikultura