Gus Imin Bersama Kiai dan Bu Nyai Doakan Pemilu Damai dan Jujur

Aliyudin Sofyan | Senin, 12/02/2024 20:18 WIB


Gus Imin mengungkapkan, para kiai dan Ibu Nyai yang hadir merupakan sosok yang selama ini mendukung dan mendoakannya. Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Gus Imin) doa bersama dengan para kiai dan nyai di Surabaya, Jawa Timur. Foto: dok. katakini

SURABAYA - Sejumlah kiai, ibu Nyai dan alim ulama doa bersama agar pemilihan umum (Pemilu) 2024 berjalan dengan damai dan jujur.

Para kiai yang hadir di antaranya KH. Nurul Huda Jazuli, KHR. Kholil As`ad Syamsul Arifin, KH. Said Aqil Siraj, Ibu Nyai Lailatul Badriyah, dan Ibu Nyai Juwairiyah Fawaid.

"Terima kasih wabil khusus kepada Romo Kiai Nurul Huda Jazuli. Kebahagiaan saya yang amat dalam hari ini saya dan kita semua bisa mempertemukan kiai Kholil As`ad, kiai Nurul Huda, kiai Said yang sudah sangat lama tidak bertemu," kata Gus Imin, sapaan akrabnya, dalam acara Doa Bersama untuk Pemilu Damai, Jujur, dan Adil di Surabaya, Jawa Timur, Senin (12/2/2024).

Gus Imin mengungkapkan, para kiai dan Ibu Nyai yang hadir merupakan sosok yang selama ini mendukung dan mendoakannya. Termasuk hari ini dan sekaligus mendoakan agar Pemilu berjalan damai dan lancar.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

"Selama ini tersebar gak pernah ketemu sudah hampir beberapa tahun terakhir. Alhamdulillah mereka semua berkumpul dan ini saya sebut sebagai `Gong` nya perjuangan saya yaitu mereka-mereka yang tidak pernah lelah mensupport, mendukung, mendoakan, terutama kiai Nurul Huda Jazuli,  Ayahanda dari Gus Kautsar," terang Gus Imin.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Menurut Cawapres RI ini, doa bersama tersebut tidak hanya untuk Pemilu saja. Tapi, lanjut Gus Imin, mendoakan Indonesia agar mampu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi rakyatnya.

"Ini semua benar-benar bukan sekedar menang Pemilu, bukan sekedar untuk menyukseskan Pemilu.  Tapi yang paling penting itu doa kita ini adalah melancarkan Indonesia dari seluruh keruwetan-keruwetannya," tutur Gus Imin.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

"Salah satunya adalah bagaimana agar berbagai penderitaan Petani, penderitaan Nelayan, penderitaan ketimpangan kita, krisis iklim kita, bencana dimana-mana. Ini bisa dimohonkan kepada Allah untuk bisa diatasi oleh pemerintahan yang akan datang," ujarnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gus Imin AMIN Kiai Nyai