• News

24 September Hari Amnesti Ikan, Pentingnya Kehidupan Laut bagi Manusia

Trinilo Umardini | Sabtu, 24/09/2022 11:30 WIB
24 September Hari Amnesti Ikan, Pentingnya Kehidupan Laut bagi Manusia 24 September Hari Amnesti Ikan, Pentingnya Kehidupan Laut bagi Manusia. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Hari Amnesti Ikan atau Fish Amnesty Day diperingati secara global pada hari Sabtu keempat di bulan September.

Tahun ini, hari tersebut jatuh pada tanggal 24 September.

Hari ini diinisiasi oleh People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), sebuah organisasi hak asasi hewan yang berpusat di Amerika Serikat, dan pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997.

Adapun tujuan dibuatnya Hari Amnesti Ikan adalah untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya ikan bagi kehidupan laut dan manusia.

Sama seperti hewan lainnya, ikan juga patut dilindungi.

Ikan berperan penting dalam menjaga ekosistem tetap terkendali dan rantai makanan tetap berjalan.

Penangkapan ikan yang berlebihan, tumpahan minyak, perubahan iklim, dan banyak alasan lainnya menjadi penyebab berkurangnya populasi ikan.

Hal ini dapat mengganggu ekosistem laut di kemudian hari.

Sejarah Hari Amnesti Ikan

Dikutip dari nationaltoday, PETA pertama kali memperkenalkan Hari Amnesti Ikan pada tahun 1997.

Hari ini dimulai untuk mengingatkan masyarakat bahwa ikan harus dihormati dan tidak dibunuh tanpa tujuan.

PETA mengadvokasi hak-hak ikan karena mereka cenderung ditinggalkan atau dilupakan, bahkan oleh para pendukung hewan.

Beberapa orang cenderung meninggalkan daging hewan tetapi tetap mengonsumsi ikan.

Faktanya, lebih banyak ikan yang dibunuh untuk dimakan setiap tahun daripada gabungan semua hewan lainnya! Hal ini diperparah oleh keyakinan bahwa banyak dari kita memiliki — bahwa ikan tidak dapat merasakan sakit.

Ikan adalah hewan yang benar-benar menarik. Selain sangat indah, mereka datang dalam berbagai warna dan varietas.

Setiap wilayah di planet ini diberkati dengan karunia berbagai jenis ikan. Mereka memiliki kepribadian yang berbeda, sama seperti hewan dan manusia lainnya. Ikan juga cenderung cukup sosial.

Dengan struktur masyarakat yang canggih, mereka dapat mengenali dan berkomunikasi dengan ikan lain di sekolah mereka.

Mereka dapat menggunakan alat untuk menyelesaikan tugas, menyampaikan pengetahuan dan belajar satu sama lain, dan bahkan mempelajari bahasa ikan lain. Ikan juga memiliki sistem saraf canggih yang memproses dan merespons rasa sakit.

Tanpa undang-undang yang melindungi mereka dari kekejaman, ikan sering ditusuk dengan kail, dikeluarkan dari air, dan dicekik.

Mulut mereka dirobek terbuka saat kait dicabut, kepala mereka dipukul dengan benda tumpul, dan mereka diiris terbuka dan dikeluarkan isi perutnya saat masih hidup.

Tingkat kekejaman terhadap hewan yang dihadapi ikan secara konsisten mengejutkan para aktivis dan peneliti hak-hak hewan.

Garis Waktu Hari Amnesti Ikan

- Abad ke-11, Budidaya Ikan
Kolam dibangun untuk membudidayakan ikan.

- Abad ke-15, Memancing di laut dalam
Penangkapan ikan di laut dalam dimulai bagi orang-orang untuk mencari makanan.

- Abad ke-18, Memancing
Orang kaya mulai memancing untuk rekreasi.

- 1980, PETA
PETA didirikan oleh Ingrid Newkirk dan Alex Pacheco.
(*)

 

FOLLOW US