• Info MPR

HNW Ingatkan Mahasiswa UMJ Hadirkan Islam Berkemajuan

akhyar | Rabu, 14/09/2022 20:01 WIB

HNW Ingatkan Mahasiswa UMJ Hadirkan Islam Berkemajuan Wakil Ketua MPR Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid usai menyampaikan orasi kebangsaan dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Kampus UMJ, Tangerang Selatan, Rabu (14/9/2022).(foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, MA mengingatkan mahasiswa-mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk meresapi jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang bermisi dakwah amar dan tajdid yang menghadirkan Islam berkemajuan.

Muhammadiyah mempunyai sejarah dan kiprah heroik sejak republik ini belum lahir. Pimpinan Muhammadiyah terlibat langsung menghadirkan dan menyelamatkan Indonesia Merdeka. Kesadaran akan sejarah dan kiprah Muhammadiyah ini mutlak harus dimiliki mahasiswa baru UMJ,” kata Hidayat Nur Wahid ketika menyampaikan orasi kebangsaan dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Kampus UMJ, Tangerang Selatan, Rabu (14/9/2022).

Orasi kebangsaan ini dihadiri sekitar 3.000 mahasiswa baru UMJ dari 10 fakultas baik Kampus A UMJ Cirendeu maupun Kampus B UMJ Cempaka Putih.

HNW memberi contoh tokoh dan pimpinan Muhammadiyah yang terlibat secara langsung dalam memerdekakan Indonesia di antaranya KH Mas Mansoer, K.H. Abdul Kahar Muzakir, Ki Bagus Hadikusumo, Mr. Kasman Singodimedjo.

“Tokoh-tokoh dan pimpinan Muhammadiyah itu aktif terlibat bersama tokoh-tokoh bangsa dari berbagai latarbelakang, memberi masukan, berdebat, dan mengkoreksi jika terjadi penyimpangan-penyimpangan. Muhammadiyah dan para tokohnya memberikan keteladanan. Mereka tidak diam dan tidak membiarkan kemunkaran, melainkan mengkritisinya, serta menghadirkan kemashlahatan bagi bangsa dan negara,” ujar politisi PKS ini.

HNW mengingatkan bila mahasiswa di Perguruan Tinggi Muhammadiyah tidak mempunyai spirit pemahaman yang baik tentang Muhammadiyah baik sejarahnya, aqidahnya, kiprah kekiniannya maupun cita-cita besarnya, maka mereka tidak bisa memberikan sesuatu yang baik secara maksimal, yang bisa dikaitkan dengan Muhammadiyah.

“Mahasiswa Muhammadiyah harus punya pemahaman yang baik dan benar tentang Islam berkemajuan, sehingga bisa menjadi kader penerus yang berkontribusi dan berkolaborasi menjadi bagian yang menghadirkan kemajuan berkelanjutan. Bila mahasiswa Muhammadiyah tidak cerdas, maka tidak bjsa dibayangkan bagaimana ia bisa mencerdaskan masyarakat. Kalau mahasiswa tidak mempunyai visi yang benar tentang berbangsa dan bermuhammadiyah, maka dia tidak bisa dibayangkan bisa ikut serta aktif dan produktif memajukan dan mencerdaskan bangsa,” kata HNW yang juga tercatat sebagai staf pengajar di pasca sarjana UMJ.

Kepada mahasiswa baru UMJ, HNW berpesan agar karenanya untuk memaksimalkan potensi diri dan tidak memubazirkan kesempatan berada di lingkungan UMJ. “Kampus ini melahirkan juara di tingkat nasional dan internasional. Jadi, jangan pernah memubazirkan potensi dan kesempatan berada di lingkungan UMJ. Maksimalkan seluruh potensi yang ada, maksimalkan diri anda, maksimalkan waktu, usia, dan potensi di UMJ. Itulah awal sumbangsih untuk kemajuan, Muhammadiyah, umat, bangsa dan negara,” pungkasnya.