Seorang penari balet sedang berlatih untuk Festival Balet Korea Edisi ke-12. Foto: The Korea Herald
JAKARTA - Festival Balet Korea edisi ke-12 akan kembali digelar pada bulan Juni nanti dibawah tema “Open Up the New Ordinary Days”. Festival ini akan mengadakan total 26 pertunjukan dan akan diselenggarakan oleh Seoul Arts Center.
Festival ini akan menampilkan produksi balet lama dan baru oleh penari mapan maupun pendatang baru dari tanggal 9-29 Juni.
Acara ini akan berlangsung di Pusat Seni Seoul, salah satu sekolah balet UNIVERSAL Ballet Akn memberikan penampilan khusus “Sleeping Beauty” pada tanggal 11 dan 12 Juni.
Gerakan “Romeo and Julia,” diciptakan oleh koreografer balet kontemporer yang berbasis di Jerman, Hue Young-Soon, akan dibawakan oleh tim proyek yang terdiri dari Yoon Jeon-il dan Shin Seung-won, pada tanggal 23 dan 24 Juni.
Park In-ja selaku Direktur Artistik Festival mengatakan bahwa festival tahun ini lebih beragam berkat kerja sama mereka dengan Pusat Seni Seoul.
“Korea Selatan telah menjadi kekuatan budaya tetapi hanya ada beberapa teater untuk pertunjukan balet. Saya terkejut dengan besarnya dana 360 juta won ($ 284.500), yang tetap sama selama 10 tahun terakhir, "kata CEO Seoul Arts Center Yoo In-taek, dilansir dari The Korea Herald.
Dimulai pada tahun 2011, festival ini bertujuan untuk menarik khalayak yang lebih luas dan memberikan penari lebih banyak kesempatan panggung.
Festival tahun ini akan memperkenalkan produksi kreatif oleh koreografer dan penari balet lama dan baru, termasuk Yoo Jang-il “Senseless Violence #1” dan “Nothing” oleh Ham Do-youn.
Sebagai bagian dari upaya untuk menjangkau penggemar balet di luar Seoul, festival ini juga akan mengadakan pertunjukan gala di Chuncheon, di Provinsi Gangwon dan Jeju.