• News

Suhu Global Memanas, PBB Desak Percepatan Aksi Iklim

M.Habib Saifullah | Kamis, 04/06/2026 03:30 WIB
Suhu Global Memanas, PBB Desak Percepatan Aksi Iklim Ilustrasi - bongkahan es di Kutub Selatan atau Antartika (Foto: Tetiana Grypachevska/Unsplash)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Selasa (2/6), mendesak percepatan aksi iklim seiring memanasnya suhu global, di mana dunia telah mengalami 11 tahun terpanas sepanjang catatan PBB.

Guterres menyerukan negara-negara untuk mempercepat pengurangan emisi gas rumah kaca dan meningkatkan upaya untuk mengatasi pemanasan global.

Pernyataan tersebut disampaikan Guterres dalam sebuah pesan video yang disampaikan menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati setiap tahun pada 5 Juni, dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kantor Program Lingkungan PBB (UNEP) untuk China di Beijing.

Guterres menegaskan, perubahan iklim telah menimbulkan dampak yang sangat signifikan terhadap ekosistem, keanekaragaman hayati, kesehatan masyarakat, dan perekonomian di seluruh dunia.

Dia pun meminta dengan sangat agar aksi iklim dilakukan dengan lebih cepat dan tegas.

Koordinator residen PBB di China Stephen Jackson mengatakan sistem PBB siap untuk mempererat kerja sama dengan China dan mitra-mitra lainnya dalam memajukan energi terbarukan dan konservasi keanekaragaman hayati, serta mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan keuangan hijau.

Wang Qian, officer-in-charge sekaligus kepala Kantor UNEP untuk China, mengatakan perubahan iklim tetap menjadi salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi umat manusia, seraya menekankan pentingnya mengubah kesadaran akan perubahan iklim menjadi tindakan nyata.

Sejak ditetapkan pada 1972, Hari Lingkungan Hidup Sedunia telah menjadi salah satu platform terbesar PBB untuk kegiatan kampanye lingkungan. Perayaan tahun ini berfokus pada perubahan iklim dan mencakup berbagai acara partisipasi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu iklim serta mendorong gaya hidup berkelanjutan.