Prajurit Distrik Militer Selatan Rusia terlihat di tank T-72B3 (foto: TASS/ vox.com)
JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia tidak mencapai tujuannya dalam invasi ke Ukraina dan bahwa sanksi Barat sebagian menjadi alasan untuk itu.
"Apa yang kami tuju di sini adalah kegagalan strategis untuk (Presiden Rusia) Vladimir Putin dan Kremlin. Dan saya percaya itu sudah terjadi, bahwa apa pun yang terjadi, Ukraina akan bertahan," kata Sherman kepada Friends of Acara think-tank Eropa di Brussel.
Sherman, yang berbicara setelah pembicaraan dengan sekretaris jenderal layanan luar negeri Uni Eropa Stefano Sannino, tidak memberikan bukti khusus untuk komentarnya.
Namun dia mengutip sanksi ekonomi dan kontrol ekspor yang telah diberlakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Jepang, dan sekutu lainnya sejak invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina.
Moskow mengatakan "operasi militer khusus" sangat penting untuk memastikan keamanan Rusia dan menolak tuduhan Barat tentang kekejaman dan penembakan kota tanpa pandang bulu.
"Putin menghadapi kegagalan strategis karena sanksi yang dijatuhkan berdampak jangka panjang," kata Sherman.
Sanksi Barat telah mendorong Rusia ke dalam krisis ekonomi terdalamnya sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991. Sherman mengatakan akan ada "ekor panjang" untuk sanksi dan kontrol ekspor di Rusia. Dia juga berharap China akan memperhatikan persatuan Barat.
"Kami memiliki ratusan perusahaan AS, secara harfiah, yang telah meninggalkan Rusia, dan mereka tidak kembali. Jadi, ekornya di sini sangat panjang. Akan ada kegagalan strategis. Putin telah menjadi paria di dunia," katanya.
Sherman juga mengatakan jika Uni Eropa memutuskan untuk menjatuhkan sanksi minyak dan gas pada Rusia, Amerika Serikat akan menghindari kenaikan harga yang akan membantu keuangan Rusia.