• News

Jerman Terdorong Memperkuat Infrastruktur Bunkernya karena Perang Ukraina

Yati Maulana | Minggu, 10/04/2022 09:05 WIB
Jerman Terdorong Memperkuat Infrastruktur Bunkernya karena Perang Ukraina Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser. Foto: Reuters

JAKARTA - Jerman mulai bekerja untuk memperkuat tempat penampungan bawah tanahnya serta membangun stok krisis jika terjadi perang, surat kabar Welt am Sonntag melaporkan pada hari Sabtu, mengutip menteri dalam negeri negara itu.

Setelah beberapa dekade pengurangan angkatan bersenjata Jerman, perang Rusia di Ukraina telah menyebabkan perubahan kebijakan besar dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz berjanji untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan menyuntikkan 100 miliar euro ($ 109 miliar) ke tentara.

Pemerintah juga sedang mencari cara untuk meningkatkan sistem tempat penampungan umum dan akan meningkatkan pengeluaran untuk perlindungan sipil, Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser mengatakan kepada surat kabar itu.

"Saat ini ada 599 tempat penampungan umum di Jerman. Kami akan memeriksa apakah kami dapat meningkatkan lebih banyak sistem seperti itu. Bagaimanapun, pembongkaran telah berhenti," kata Faeser.

Jerman sedang mengerjakan konsep baru untuk memperkuat tempat parkir bawah tanah, stasiun kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah untuk menjadi tempat perlindungan, katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah telah memberi negara federal 88 juta euro untuk memasang sirene baru. "Tapi sejauh menyangkut cakupan nasional, kami bahkan tidak dekat," tambah Faeser.

Negara ini juga akan membangun stok krisis dengan persediaan termasuk peralatan medis, pakaian pelindung, masker atau obat-obatan, katanya.