• News

Polandia Mengusir 45 Diplomat Rusia yang Dicurigai Jadi Intelijen

Yati Maulana | Kamis, 24/03/2022 10:10 WIB
Polandia Mengusir 45 Diplomat Rusia yang Dicurigai Jadi Intelijen Kantor Kedutaan Rusia di Polandia. Foto: Reuters

JAKARTA - Polandia mengusir 45 diplomat Rusia yang dicurigai bekerja untuk intelijen Rusia, kata kementerian luar negeri pada hari Rabu. Rusia mengatakan tuduhan itu tidak berdasar.

Hubungan antara Rusia dan negara-negara Eropa Tengah yang pernah menjadi bagian dari lingkup pengaruhnya telah lama penuh tetapi invasi ke Ukraina telah secara signifikan meningkatkan ketakutan dan kecurigaan tentang niat Moskow.

"Secara total, 45 orang dengan status diplomatik yang berbeda-beda, diperintahkan untuk meninggalkan wilayah Republik Polandia dalam waktu 5 hari," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lukasz Jasina dalam konferensi pers.

Satu orang diberi waktu 48 jam untuk pergi, tambahnya. "Rusia adalah tetangga kami, tidak akan hilang dari peta Eropa, tetapi agresi terhadap Ukraina membuktikan bahwa itu adalah negara yang tidak ramah, dan bahkan memusuhi Polandia."

45 diplomat yang diusir mewakili sekitar setengah dari mereka yang saat ini bekerja di kedutaan, katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Layanan Khusus Stanislaw Zaryn mengatakan kepada wartawan bahwa 45 orang telah diidentifikasi oleh Badan Keamanan Dalam Negeri Polandia bekerja untuk intelijen Rusia.

Duta Besar Rusia untuk Warsawa dipanggil ke kementerian luar negeri. Setelah itu, dia mengatakan tidak ada dasar tuduhan terhadap pejabat tersebut. "Mereka harus pergi. Ini adalah keputusan berdaulat dari pihak Polandia dan mereka memiliki hak atas keputusan mereka sendiri," kata Duta Besar Sergey Andreev kepada wartawan di luar kementerian.

Rusia juga memiliki hak untuk mengambil langkah lebih lanjut, Andreev menambahkan, tanpa merinci apa yang mungkin terjadi. Keputusan Polandia untuk mengusir para diplomat mengikuti keputusan serupa di negara-negara Baltik dan Bulgaria.