• Sport

Bernando Silva Tegaskan Kembali Soal Keinginan Pindah ke Benfica

Asrul | Senin, 10/01/2022 05:02 WIB
Bernando Silva Tegaskan Kembali Soal Keinginan Pindah ke Benfica Bernando Silva (foto: ligaolahraga)

JAKARTA - Bernardo Silva telah menegaskan kembali keinginannya untuk ke Benfica di musim panas nanti, melihat karirnya karena ketidakpastian terus mengelilingi masa depannya di Manchester City.

Tetapi klub tidak menerima tawaran dan gelandang Portugal yang populer telah menjadi bagian penting dari tim Pep Guardiola musim ini.

Guardiola akan selalu mengizinkan pemain pergi jika mereka tidak bahagia di klub seperti Ferran Torres telah meninggalkan City bulan ini untuk bergabung dengan Barcelona setelah gagal menetap di Manchester.

Sebagai salah satu pemain terbaik di tim penantang gelar City musim ini, Bernardo akan menjadi kerugian yang lebih besar dari pada Torres, meskipun Guardiola telah menerima bahwa dia harus pergi jika dia akan lebih bahagia di tempat lain.

Penggemar City terdorong bulan lalu ketika Bernardo diwawancarai, ia mengatakan, dia menghargai bermain di Liga Premier karena itu adalah liga terbaik di dunia dengan pemain terbaik.

Sekarang, Bernardo telah ditanya tentang ambisinya yang lama untuk kembali ke klub masa kecil Benfica ketika ditanya oleh Majalah E Expresso di Portugal dalam peran apa yang ingin dia kembalikan.

Dia berkata (via A Bola ): “Pelatihan dan memimpin tidak masuk akal. Mainkan Tanpa ragu, jika mereka menginginkan saya di sana,"ujarnya.

Setelah mengkonfirmasi niatnya untuk kembali ke Benfica sebagai pemain di beberapa titik dalam karirnya, Bernardo juga memuji manajemen Guardiola yang membuat skuad City yang terdiri dari pemain kelas dunia tetap bahagia meskipun sering dirotasi.

“Saya pikir Guardiola memiliki sedikit dari segalanya. Dia sangat lengkap," katanya.

“Saya tidak akan menyebutkan nama, tetapi saya memiliki pelatih yang sangat bagus secara taktik namun dalam hubungan emosional kepada pemain sangat lemah atau sangat baik dalam hubungan kepada pemain dan sangat lemah secara taktis,"tambahnya.

“Saya pikir kekuatan terbesar Guardiola adalah, selain menjadi pemain di level yang sangat tinggi yang memberinya perspektif tentang apa yang kami rasakan, sisi teknisnya sangat kuat," ungkapny.

“Tentu saja, selalu ada pemain yang tidak menyukainya dan yang lain menyukainya, tapi itu seperti yang lainnya. Tidak ada pelatih yang memiliki 25 pemain di pihaknya; itu sangat sulit,"sambung Bernando.

“Dia mengelola bagian taktis, bagian manusia dan mengelola ruang ganti bukanlah apa-apa, tidak ada yang mudah. Terlebih lagi dalam tim sekuat kami, sebagian besar pemain menghabiskan biaya 50, 60, 70, 80 juta,"tuturnya.

“Dia berhasil mempertahankan pemain yang menghabiskan biaya sebanyak ini di bangku cadangan untuk begitu banyak pertandingan, dan bahkan saat itu tidak ada masalah besar… Saya pikir ini menunjukkan betapa bagusnya dia dalam mengelola ruang ganti.”pungkasnya.

 

Sumber:eveningnews