• News

Mengenal Tablet Gilgamesh Dream, Artefak Tertua Irak Berusia 3.500 Tahun

Ariyan Rastya | Rabu, 08/12/2021 13:45 WIB
Mengenal Tablet Gilgamesh Dream, Artefak Tertua Irak Berusia 3.500 Tahun Salah satu artefak dan karya sastra tertua di dunia, Tablet Gilgamesh Dream. (Foto: North Atlantic League)

Irak baru saja memamerkan salah satu artefak tertua di dunia yaitu Tablet Gilgamesh Dream yang berusia 3.500 tahun. Sudah tiga dekade sejak terakhir artefak itu menjadi perebutan setiap negara di dunia, kini artefak tanah liat memuat bagian dari Epik Gilgames muncul kembali dihadapan publik.

Tablet itu berisi sebagian dari kisah Epik Gilgames yang ditulis dalam bahasa Akkadia dalam aksara paku, sebuah sistem penulisan di atas tanah liat yang digunakan di Mesopotamia kuno.

Peristiwa itu berkisar tentang Raja Gilgamesh dari Uruk, sebuah daerah yang sesuai dengan Irak selatan. Mitos ini didasarkan pada raja nyata yang memerintah antara 2.800 dan 2.500 SM.

Dikisahkan, Raja Gilgamesh adalah manusia setengah dewa dengan kekuatan super yang kekuatannya diwariskan dari ibunya. Bersama dengan temannya "Enkidu", ia membunuh Kerbau Surga yang menjadi simbol kekerasan pada dewa pada saat itu.

Dalam petualangan lain, Raja Gilgamesh menyelam ke dasar samudera untuk mengumpulkan tanaman abadi yang kemudian dicuri oleh seekor ular.

Tablet Mimpi itu menceritakan bagian dari epik di mana Raja Gilgamesh menceritakan mimpinya kepada ibunya, yang kemudian sang ibu menafsirkannya sebagai pengumuman akan kedatangan seorang teman baru, yang akan menjadi pendampingnya.

"Kekuatannya sekuat sebongkah batu langit, kamu akan melihatnya dan hatimu akan tertawa," kata ibunya mengutip dari BBC.

Tablet yang pernah jadi bahan perebutan setiap negara pada masa perang Teluk 1991. Kini setelah 3 dekade lamanya, artefak yang merupakan karya sastra tertua itu sudah kembali ke tempat aslinya di Irak.

 

FOLLOW US