Prosesi peluncuran Sistem Informasi Perkapalan dan Kepelautan (Simkapel) di Jakarta, Rabu (11/11/2020). Foto: katakini/Hubla
Katakini.com – Kementerian perhubungan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Perkapalan dan Kepelautan (Simkapel) berarengan dengan temu teknis pejabat pemeriksa keselamatan kapal (PPKK) di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Sistem ni dinyatakan untuk mempermudah layanan berbasis online. Juga untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja untuk menjamin keselamatan pelayaran.
"Di era keterbukaan dan digitalisasi senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kinerja terutama dalam menjamin keselamatan pelayaran." kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo.Terkait PPKK, Agus menyampaikan, kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di seluruh dunia serta ancaman cuaca ekstrim seperti La Nina di kawasan asia tenggara menjadi tantangan tersendiri bagi para PPKK dalam melaksanakan tugasnya.
Di samping itu, keterbukaan informasi akibat perkembangan teknologi digital tentunya bisa membantu PPKK mengetahui perkembangan di dunia pelayaran, khususnya regulasi-regulasi dan teknologi terbaru di bidang maritim.
Sebagaimana diketahui bersama, Indonesia sebagai salah satu anggota International Maritime Organization (IMO), pada tahun 2022 mendatang akan dilakukan audit oleh IMO melalui kegiatan IMO Member State Audit Scheme (IMSAS).Oleh karena itu, para PPKK di seluruh indonesia agar melakukan tugasnya dengan lebih penuh tanggung jawab untuk memastikan bahwa indonesia telah melaksanakan tugasnya sebagai Flag Administrator dengan baik.