Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Foto: katakini.com/ap2
Katakini.com - PT Angkasa Pura II mengaku bersiap melakukan antisipasi bila terjadi peningkatan pergerakan penumpang sebagai dampak pemberian stimulus passenger service charge (PSC), dan dengan adanya libur panjang pada 28 Oktober – 1 November 2020.
“Protokol kesehatan diterapkan secara ketat bersama stakeholder lain di bandara,” kata Muhammad Awaluddin di Jakarta, Sabtu (24/10/2020).
Penerapan protokol kesehatan akan fokus pada lima hal yakni program menjaga jarak (physical distancing), pemeriksaan terkait kesehatan (health screening), pelayanan dan fasilitas tanpa sentuh (touchless processing), keamanan setiap orang (people protection), serta kebersihan fasilitas bandara (facility cleanliness and sanitizing).
“Kami juga mematuhi peraturan yang berlaku saat ini, di mana dinyatakan jumlah Penumpang Waktu Sibuk [PWS] di bandara maksimal adalah 50% dari kapasitas,” kata Awaluddin.
Misalnya, lanjut Awaluddin, di Bandara Soekarno-Hatta, PWS yang diperbolehkan adalah 23.336 penumpang per jam.
“Kami menjaga agar batas itu tetap dipenuhi,” katamya.
Awaluddin mengatakan, di Bandara Soekarno-Hatta saat ini juga telah dilakukan penyeimbangan lalu lintas penerbangan (rebalancing traffic) dengan memindahkan operasional maskapai. Misalnya Citilink dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.