POlsek Ciracas, Jakata Timur pascapeneyerangan.
Katakini.com - Komandan Puspom TNI Angkatan Darat Letjen Dodik Widjanarko menyebutkan setidaknya ada empat motif penyerangan di Mapolsek Ciracas yang dilakukan oleh sejumlah oknum TNI.
Pertama, para Anggota TNI ini melakukan aksi balas dendam, karena Prada MI luka-luka akibat dikeroyok. Padahal, ia hanya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tunggal."Melakukan tindakan pembalasan terhadap pengeroyokan yang dilakukan terhadap Prada MI. Meskipun kenyataannya dari hasil penyelidian Prada MI menyampaikan berita bohong," ucap Dodik di Jakarta, Kamis (3/9/2020).Kedua, puluhan oknum TNI merasa tidak puas dengan keterangan polisi bahwa Prada MI alami kecelakaan tunggal, bukan dikeroyok. Atas dasar ini, mereka justru mencari pelaku pengeroyokan Prada MI."Ketiga jiwa korsa terhadap Prada MI," ucapnya. Keempat, para oknum TNI ada yang terprovokasi sehingga emosinya tersulut. Sebelumnya, Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur diserang sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu (29/8/2020) dini hari. Penyerangan itu mengakibatkan kerusakan pada bangunan Mapolsek, serta sejumlah kendaraan pribadi dan oprasional Polsek Ciracas dibakar dan dirusak oleh para penyerang.Sejauh ini, Puspom TNI AD telah menetapkan 29 Anggota TNI sebagai tersangka penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur yang terjadi pada Sabtu (29/8/2020) dini hari.