Anggota Komisi IV DPR Usman Husin (Foto: DPR)
JAKARTA - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua dilaporkan menyebar hingga Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan mengganggu aktivitas penerbangan.
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin pun mendesak Kementerian Kehutanan (Kemenhut) segera mengambil langkah serius untuk memadamkan kebakaran.
Dia menilai, sebaran asap hingga wilayah yang jauh dari titik kebakaran menjadi peringatan bahwa penanganan karhutla perlu dilakukan secara maksimal. Pemerintah diminta bergerak cepat agar kebakaran dapat dikendalikan dan dampaknya tidak semakin meluas.
“Pandangan saya, Kementerian Kehutanan harus mengambil langkah konkret dengan segala upaya yang diperlukan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Papua. Asapnya sudah menyebar sampai Alor, NTT, akibat terbawa angin timur,” ujar Usman dalam keterangannya, Rabu (14/10).
Dia menyoroti laporan penerbangan pesawat rute Kupang-Kalabahi yang gagal mendarat di Kalabahi akibat kabut asap. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat menghambat mobilitas masyarakat dan mengganggu keselamatan transportasi udara.
Menurut Usman, pemerintah harus menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk mengevaluasi efektivitas penanganan kebakaran hutan, terutama dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Dia menegaskan, upaya penanggulangan tidak cukup hanya dilakukan setelah api membesar. Kemenhut perlu memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan agar kebakaran dapat dikendalikan sebelum asap menyebar ke wilayah lain.
Usman berharap langkah cepat dan terukur dari pemerintah dapat menekan dampak karhutla sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Penanganan yang efektif dinilai penting untuk melindungi lingkungan, menjaga aktivitas masyarakat, serta memastikan kelancaran transportasi udara di daerah terdampak.