Ilustrasi gagal ginjal akut. (FOTO: SHUTTERSTOCK)
JAKARTA - Batu ginjal merupakan salah satu masalah kesehatan pada saluran kemih yang cukup umum terjadi.
Kondisi ini muncul ketika mineral dan garam di dalam urine mengkristal dan menggumpal, lalu membentuk endapan keras menyerupai batu di dalam ginjal.
Selain faktor genetik dan kurangnya asupan cairan (dehidrasi), pola makan memegang peranan penting dalam pembentukan batu ginjal.
Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu secara berlebihan terbukti dapat meningkatkan kadar zat pembentuk batu dalam urine.
Berikut ini lima jenis makanan yang dapat menjadi pemicu terbentuknya batu ginjal:
1. Makanan Tinggi Garam (Natrium)
Garam atau natrium adalah salah satu pemicu utama terbentuknya batu ginjal, khususnya jenis batu kalsium. Asupan natrium yang terlalu tinggi akan memaksa ginjal bekerja ekstra membuang kalsium melalui urine.
Kalsium ekstra yang terbuang ini berpotensi besar berikatan dengan oksalat atau fosfor dan membentuk batu. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan olahan, makanan kaleng, camilan gurih, dan makanan cepat saji yang sarat akan natrium.
2. Makanan Kaya Oksalat
Kasus batu ginjal yang paling umum ditemukan adalah jenis batu kalsium oksalat. Oksalat merupakan senyawa alami yang banyak ditemukan dalam berbagai tumbuhan.
Bagi mereka yang memiliki riwayat ginjal atau berisiko tinggi, konsumsi makanan tinggi oksalat seperti bayam, bit, ubi jalar, kacang-kacangan, dan cokelat pekat harus dibatasi.
Jika tubuh kekurangan cairan, oksalat yang masuk akan mudah berikatan dengan kalsium di ginjal dan mengkristal.
3. Protein Hewani secara Berlebihan
Mengonsumsi protein hewani seperti daging merah, unggas, dan jeroan dalam porsi yang sangat besar berdampak buruk bagi ginjal. Diet tinggi protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat serta menurunkan kadar sitrat dalam urine.
Padahal, sitrat adalah zat kimia alami yang berfungsi mencegah pembentukan batu ginjal. Tingginya asam urat dipadukan dengan rendahnya sitrat merupakan kondisi ideal terbentuknya batu.
4. Makanan Tinggi Purin
Purin adalah senyawa kimia yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan juga ditemukan pada beberapa jenis makanan.
Mengonsumsi makanan yang kaya purin—seperti makanan laut (kerang, sarden, teri) dan jeroan hewan—akan memicu tubuh memproduksi lebih banyak asam urat.
Volume asam urat yang berlebihan akan disaring oleh ginjal dan berisiko mengendap menjadi jenis batu asam urat.
5. Minuman Manis dan Bersoda
Minuman yang mengandung tambahan gula tinggi, sirup jagung tinggi fruktosa, maupun soda sangat tidak disarankan. Konsumsi fruktosa dalam jumlah besar dapat meningkatkan ekskresi kalsium, oksalat, dan asam urat ke dalam urine.
Khusus untuk minuman bersoda varian kola, kandungan asam fosfat di dalamnya secara langsung dapat memicu dan mempercepat proses pembentukan batu ginjal.