Ilustrasi mengejek orang lain
Katakini.com - Menolong sesama manusia yang menjadi korban kezaliman merupakan perintah agama yang sangat mendasar dalam ajaran Islam. Setiap Muslim memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menghentikan segala bentuk tindakan pemerasan, penganiayaan, serta ketidakadilan. Allah Subhanahu wa Ta`ala secara tegas melarang perbuatan zalim sebagaimana firman-Nya dalam Surah An-Nisa ayat 148 tentang kebencian-Nya terhadap perkataan buruk. Kezaliman tidak hanya merugikan korban secara fisik dan mental, tetapi juga mendatangkan kegelapan yang nyata bagi pelakunya di kiamat kelak. Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam mengingatkan bahaya ini dalam Hadis Riwayat Muslim: "Jauhilah kezaliman, karena kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat." Selain menjauhi perbuatan zalim, umat Islam diperintahkan secara aktif untuk membela orang-orang yang teraniaya dari segala bentuk penindasan. Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda dalam Hadis Riwayat Bukhari: "Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim dan yang dizalimi." Para sahabat bertanya bagaimana cara menolong orang yang berbuat zalim, lalu Beliau menjelaskan bahwa caranya adalah dengan mencegahnya dari tindakan zalim tersebut. Allah Subhanahu wa Ta`ala juga memperingatkan ancaman siksa-Nya yang sangat pedih bagi orang-orang yang terus membiarkan kezaliman merajalela. Peringatan tegas mengenai hukuman bagi para pelaku kezaliman diabadikan dalam Surah Ibrahim ayat 42 agar manusia senantiasa waspada. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa Dia tidak pernah lalai sedikit pun terhadap apa yang dikerjakan oleh orang-orang zalim. Doa dari seorang korban kezaliman memiliki keutamaan khusus karena diangkat langsung oleh Allah tanpa ada penghalang sama sekali. Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam bersabda dalam Hadis Riwayat Tirmidzi bahwa doa orang yang dizalimi pasti dikabulkan oleh-Nya. Oleh karena itu, membela korban kezaliman merupakan bagian inti dari pilar amar ma`ruf nahi munkar dalam menegakkan keadilan. Umat Islam hendaknya bersatu padu menjadi benteng pelindung bagi kaum lemah agar keberkahan dan kedamaian senantiasa menaungi kehidupan masyarakat.