Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Foto: api/katakini
BANDUNG — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengundang maskapai penerbangan untuk terbang dan mengembangkan konektivitas di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
“Sejak penerbangan pesawat jet berbadan sedang seperti Boeing 737-800 beroperasi kembali pada 14 Agustus 2026, Bandara Husein Sastranegara telah melayani sejumlah rute penerbangan domestik dari dan ke Denpasar, Kualanamu, Balikpapan, Surabaya dan Palembang, yang dioperasikan oleh maskapai Garuda Indonesia dan Citilink,” ujar General Manager Bandara Husein Sastranegara Granito W. Hindrawan, Sabtu (5/9/2026).
Dalam waktu dekat maskapai Super Air Jet juga akan membuka penerbangan di Bandara Husein Sastranegara dengan rute antara lain dari dan ke Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Pontianak dan Balikpapan.
“Konektivitas penerbangan terus dikembangkan melalui penambah rute dan frekuensi penerbangan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders,” ujar Granito W. Hindrawan.
Ia menyampaikan, Bandara Husein Sastranegara memproyeksikan pertumbuhan jumlah penumpang pada 2026, sebanyak 437.000 penumpang. Pada 2027 ditargetkan mencapai 1,4 juta penumpang dengan 12.600 pergerakan pesawat.
Konektivitas Internasional
Selain memperkuat jaringan domestik, Bandara Husein Sastranegara juga terus mempersiapkan fasilitas dan aspek operasional untuk mendukung penyelenggaraan penerbangan internasional.
“Bandara Husein Sastranegara telah menyiapkan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung layanan penerbangan internasional. Kesiapan ini mencakup fasilitas pelayanan penumpang dan operasional penerbangan serta dukungan pelayanan Bea dan Cukai, Imigrasi, dan Karantina (Custom, Immigration, Quarantine/CIQ),” jelas Granito W. Hindrawan.
Sejumlah maskapai sudah mengajukan untuk membuka rute internasional yakni di rute Bandung - Singapura, Bandung - Kuala Lumpur, dan Bandung - Johor Bahru.
Konektivitas langsung dengan negara-negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura, dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan wisatawan mancanegara ke Bandung dan Jawa Barat.
Apabila penerbangan internasional sudah terealisasi, jumlah penumpang internasional di Bandara Husein Sastranegara pada 2027 dapat mencapai sekitar 413.000 penumpang.