• Gaya Hidup

Alasan Telinga Berdenging Saat Naik Pesawat

M.Habib Saifullah | Minggu, 16/08/2026 19:05 WIB
Alasan Telinga Berdenging Saat Naik Pesawat Pesawat Citilink. Foto: citilink/katakini

JAKARTA - Pengalaman merasakan telinga tersumbat, pekak, hingga berdenging (tinnitus) saat berada di dalam penerbangan merupakan hal yang sangat umum dialami oleh penumpang.

Sensasi ini biasanya paling terasa saat pesawat sedang lepas landas (take-off) maupun saat mulai turun mendarat (landing).

Meskipun kerap dianggap sebagai gangguan ringan yang sewaktu-waktu hilang dengan sendirinya, kondisi ini memiliki penjelasan medis yang berkaitan langsung dengan fisiologi organ pendengaran dan perubahan lingkungan fisik di udara.

Dihimpun dari berbagai sumber, penyebab utama telinga berdenging dan terasa penuh saat naik pesawat adalah ketidakseimbangan tekanan udara antara lingkungan luar dengan rongga telinga tengah.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai barotrauma telinga atau airplane ear.

Ketika pesawat terbang tinggi atau menurunkan ketinggian, tekanan udara di dalam kabin berubah secara cepat. Rongga telinga tengah manusia dipisahkan dari lingkungan luar oleh gendang telinga.

Apabila tekanan udara di luar berubah lebih cepat daripada penyesuaian tekanan di dalam rongga telinga, gendang telinga akan terdorong ke dalam atau ke luar.

Dorongan ini menciptakan tekanan mekanis yang memicu rasa tidak nyaman, nyeri ringan, hingga suara berdenging.

Di dalam sistem pendengaran manusia, terdapat saluran kecil yang menghubungkan rongga telinga tengah dengan bagian belakang hidung dan tenggorokan, yang dinamakan Tuba Eustachius. Saluran ini berfungsi sebagai katup penyeimbang tekanan udara di dalam telinga.

Dalam kondisi normal, tuba eustachius akan membentang dan terbuka sejenak setiap kali manusia mengunyah, menelan, atau menguap, sehingga tekanan udara di telinga tengah tetap seimbang dengan tekanan lingkungan.

Namun, saat perubahan tekanan terjadi terlalu cepat di dalam pesawat, saluran ini bisa tersumbat atau gagal membuka secara sempurna.

Ketidakmampuan tuba eustachius untuk menyesuaikan tekanan secara spontan inilah yang menyebabkan udara terperangkap di telinga tengah dan memicu dengingan.