• News

Perdana, Pelabuhan Patimban Layani Impor Komponen Kendaraan BYD

Aliyudin | Selasa, 21/07/2026 19:18 WIB
Perdana, Pelabuhan Patimban Layani Impor Komponen Kendaraan BYD Kapal MV. MSC CARLA III sandar di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Foto: hubla/katakini

PATIMBAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban berhasil melayani kegiatan impor peti kemas internasional perdana melalui kunjungan MV. MSC CARLA III yang membawa kompnen kendaraan BYD di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Kapal MV. MSC CARLA III sandar (Actual Time Berthing/ATB) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban pada Minggu (19/7/2026) pukul 02.06 WIB dari Singapura dan menyelesaikan kegiatan bongkar muat pada Selasa (21/7/2026), pukul 11.42 WIB.

Selanjutnya kapal melanjutkan pelayaran menuju Pasir Gudang (Malaysia), Laem Chabang (Thailand), Shanghai, dan Ningbo (Tiongkok) sebagai bagian dari layanan reguler Enhanced Seahorse Service.

Pada kunjungan tersebut, kegiatan bongkar muat mencapai 1.632 TEUs, yang terdiri atas 1.248 TEUs muatan ekspor dan 384 TEUs muatan impor.

Dari sisi satuan peti kemas, kegiatan ekspor tercatat sebanyak 624 box, terdiri atas 208 box peti kemas isi dan 416 box peti kemas kosong, sedangkan kegiatan impor sebanyak 192 box, yang seluruhnya merupakan peti kemas isi.

Komoditas impor yang dibongkar pada kunjungan tersebut berupa komponen kendaraan BYD yang selanjutnya didistribusikan menuju pabrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kehadiran layanan impor ini diharapkan semakin mendukung kelancaran rantai pasok sektor industri serta memperkuat peran Pelabuhan Patimban dalam melayani kebutuhan logistik kawasan industri di Jawa Barat.

Sementara itu, komoditas ekspor yang dimuat melalui Pelabuhan Patimban pada kunjungan ini berupa bahan baku kertas, yang dipasarkan ke berbagai negara tujuan melalui jaringan pelayaran internasional Mediterranean Shipping Company (MSC).

"Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional," ujar Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian.